Penyelenggara yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut diyakini bisa melaksanakan pilkada dengan baik. Meski pada pemilu 2024 terdapat beberapa dinamika, kejadian, termasuk sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
"KPU sudah cukup berpengalaman. Contohnya pada covid lalu, pilkada bisa dilaksanakan. Untuk itu kita tetap dorong agar prestasi mereka (KPU) di pemilu 2024 dijaga dan dirawat untuk hadapi pilkada," kata Dekan Fisip Unsrat Manado, Ferry Liando dalam kegiatan sosialisasi tahapan Pilgub Sulut, Rabu (1/5) di Kawasan Mega Mas Manado.
Meski demikian, kata Liando, ada bagian-bagian dari kekhawatiran KPU. Sebab di Sulut ada sengketa hasil pileg 2024. "Nah ini perlu cara KPU mensiasati itu. Mudah-mudahan dan kami yakin optimis bisa," ungkapnya.
Komisioner KPU Sulut Lanny Ointu berharap, kejadian-kejadian di pemilu 2024 seperti halnya ada pergeseran suara tak terjadi di pilkada. Meski kata dia, aturan sudah membingkai serta pakta integritas sudah diteken oleh penyelenggara.
"Soal itu kami sudah tindak secara serius. Dilaporkan ke DKPP dan sudah diberhentikan sementara. Kami harap proses ini terus berjalan. Mungkin akan lebih banyak bimtek lagi pada jajaran kami untuk hadapi pilkada nanti.
Untuk itu diharapkan memang penyelenggara kami tak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi di pemilu," pungkasnya. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas