Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Lanina Landa Sulut, Musim Kemarau Diperkirakan Terjadi di Bulan Agustus, Begini Penjelasan Rinci BMKG

Ayurahmi Rais • Kamis, 20 Juni 2024 | 20:45 WIB

Photo
Photo


MANADOPODT.ID- Sampai dengan pertengahan Juni 2024, Sulawesi Utara (Sulut) masih diguyur hujan.

Fenomena ini jelas berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana sebagian besar wilayah di Sulut mengalami musim kemarau yang panjang.  Dari hasil analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara, musim hujan ini masih akan berlangsung sampai dengan Dasarian Tiga Bulan Juli 2024. Artinya musim kemarau diperkirakan baru akan mulai pada awal Agustus mendatang.

Muhammad Candra Buana, M.Si, selaku
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi
BMKG Stasiun Klimatologi Sulut menjelaskan, hal ini disebabkan oleh fenomena Lanina. Yang mengakibatkan meningkatnya curah hujan, sehingga membuat cuaca pada musim kemarau di Sulut, jadi lebih basah.

Baca Juga: Wali Kota Bitung Maurits Mantiri Berikan Kuliah Umum di Universitas Indonesia

"Tahun lalu wilayah Sulut alami El - Nino. Bahkan ada satu daerah yakni, Likupang  Kabupaten Minahasa Utara mengalami musim tanpa hujan selama 95 hari atau sekira tiga bulan," jelasnya, ketika di hubungi Manado Post melalui Via Telpon Whatsapp, Kamis (20/6) kemarin.

Sementara, lanjutnya 2024 ini, ada kebalikan cuaca, yang disebabkan Lalina. Hal ini membuat musim kemarau di Sulut cenderung lebih pendek dan alami pemunduran. "Harusnya  fase musim hujan itu sudah berakhir di Mei. Tapi karena Lalina maka musim kemarau mengalami pemunduran di Bulan Agustus," tekannya.

Secara teknis, dirinya merinci jika Sulut, khususnya Kota Manado masih berpeluang terjadi hujan dengan kriteria Rendah hingga Menengah (21-150 mm/ dasarian). Meski demikian, Buana menegaskan, jika intensitas hujan di setiap daerah di Sulut berbeda-beda. Semua tergantung ketinggian tempat atau wilayah serta jarak dari sumber air, barisan pegunungan dan juga luasan daratan dan perairan. Ia pun mengimbau, agar semua pihak bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana yang akan terjadi akibat curah hujan yang masih terus terjadi.

Baca Juga: Fenomenal! Ini Dia BML PROPERTY GROUP Beserta Anak Perusahaan!

Sementara itu, dari pantauan Manado Post beberapa hari terakhir, Kota Manado masih dilanda hujan bahkan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Berbeda dengan Kota Manado di Wilayah Bolaang Mongondow Raya seperti Kabupaten Bolmong beberapa hari belakangan pada umumnya terpantau mendung sejak pagi hari hingga sore. Ada hujan, tapi intensitas kecil hingga sedang..

Meski demikian, Kepala BPBD Sugiarto Banteng mengimbau kepada masyarakat terhadap kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir ini. “Bagi warga yang tinggal di lereng gunung agar waspada terhadap tanah longsor. Begitu juga yang tinggal di dataran rendah agar mewaspadai banjir dan banjir bandang,” tukasnya.

Sedangkan di daerah Kepulauan seperti Kabupaten Sangihe, alami hujan intensitas ringan dalam waktu yang cukup panjang. 

Baca Juga: Kans Dipasangkan dengan E2L, Sosok Ini yang Dapat Surat Tugas dari PSI

Sejak Rabu (19/6), hujan deras mengguyur Sangihe  sejak subuh hingga Kamis (20/6) siang. Hujan ini pun mengakibatkan aktivitas masyarakat terhambat.

Kepala BPBD Sangihe Wandu Labesi membenarkan adanya cuaca buruk berupa hujan deras terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe beberapa hari ini. Sehingga dia mengimbau warga untuk tetap waspada.

"Hujan deras memang terjadi beberapa hari ini, kami mengimbau untuk masyarakat khususnya pengendara sepeda motor untuk lebih berhati-hati karena jalan licin," imbaunya.

Baca Juga: Jajaran Sekretariat Bawaslu Diminta Kerja Optimal Dukung Tugas Pengawasan Pilkada 2024

Selain itu, lanjutnya,  masyarakat yang bermukim di lereng Gunung untuk tetap meningkatkan waspada akan bahaya longsor. Dan bagi masyarakat yang bermukim di bantaran sungai untuk waspada terhadap banjir.

"Kita tetap berdoa terus agar dijauhkan dari bencana, namun harus perlu meningkatkan kewaspadaan,” pungkasnya.

(Ayu)




 

Editor : Ayurahmi Rais
#Perkiraan cuaca #Juli #agustus #musim hujan #Muhammad Candra Buana #BMKG #Cuaca #sulawesi utara #Lanina #Info Cuaca Sulut #musim kemarau #Juni #Info Cuaca Hari ini #klimatologi