MANADOPOST.ID- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgomalut mencatat, selang Januari sampai April 2024 perbankan di Sulut membukukan aset sebesar Rp96,72 triliun. Angka ini naik 12,77 persen dibanding April 2023 yang hanya Rp87,77 triliun.
Tak hanya aset, penyaluran kredit dan perhimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat, (selengkapnya lihat grafis,red).
Kepala OJK Sulutgomalut Robert Sianipar menjelaskan, secara umum persentase pertumbuhan sektor perbankan di Wilayah Sulutgomalut lebih tinggi dibanding nasional, khususnya pada DPK.
Ia menuturkan, meskipun penyaluran kredit alami peningkatan, namun persentase Non Performing Loan (NPL) tetap terjaga.
" NPL ada di angka 2,66 persen sedangkan LDR 160,44 persen," sebutnya.
Dirinya pun terus mendorong seluruh perbankan yang ada di Sulut untuk terus meningkatkan kinerja khususnya dalam penyaluran kredit, namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Agar risiko kredit macet bisa diantisipasi.
"OJK akan terus mengawasi kinerja perbankan di Wilayah Sulutgomalut akan terus bertumbuh," kuncinya.
Perbandingan Kinerja Industri Perbankan Provinsi Sulawesi Utara April 2023 hingga April 2024
*Aset:
April 2023: Rp85,77 triliun
April 2024: Rp96,72 triliun
*Kredit
April 2023: Rp46,09 triliun
April 2024: Rp51,29 triliun
*Dana Pihak Ketiga
April 2023: Rp30,87 triliun
April 2024: Rp31,97 triliun
Sumber: OJK Sulutgomalut, Diolah Manado Post, Senin (8/7/2024)
Editor : Ayurahmi Rais