Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan normal suhu udara klimatologis untuk periode 1991-2020, yaitu 26,53°C (dalam kisaran normal 20,08°C – 28,63°C).
Dengan demikian, anomali suhu udara rata-rata pada bulan Juni 2024 menunjukkan anomali positif sebesar 0,49°C. Ini merupakan nilai anomali tertinggi sepanjang periode pengamatan sejak 1981.
Secara umum, wilayah Indonesia mengalami anomali suhu udara rata-rata per stasiun yang lebih tinggi dari rata-rata klimatologisnya.
Anomali maksimum tercatat di Stasiun Meteorologi Maimun Saleh - Sabang dengan nilai 1,4°C, sementara anomali minimum tercatat di Stasiun Meteorologi Karel Sadsuitubun - Maluku Tenggara dengan nilai -0,5°C.
Untuk mengurangi dampak pemanasan global dan perubahan iklim, masyarakat diimbau untuk ikut serta dalam mendinginkan suhu lingkungan dengan memperbanyak penanaman pohon teduh di sekitarnya. Yuk, aktif menjaga alam demi masa depan yang lebih baik! (***)
Editor : Tanya Rompas