Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Topang Sektor Pertanian dan Dorong Ketahanan Pangan, PGE Lahendong Luncurkan Pupuk-Booster Cair Nanosilika Katrili

Julius Laatung • Senin, 29 Juli 2024 | 01:52 WIB
SINERGI BERSAMA: Jajaran PT PGE Tbk Area Lahendong dan stakeholder terkait di Seremonial Penyemprotan Demplot Pupuk dan Booster Cair Katrili, di Perkebunan Tonsewer Minahasa, akhir pekan lalu. Dok ist
SINERGI BERSAMA: Jajaran PT PGE Tbk Area Lahendong dan stakeholder terkait di Seremonial Penyemprotan Demplot Pupuk dan Booster Cair Katrili, di Perkebunan Tonsewer Minahasa, akhir pekan lalu. Dok ist

MANADOPOST.ID--Besar kepedulian PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Tbk Area Lahendong dalam rangka mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menopang sektor riil, semisal pertanian yang jadi motor utama penggerak ekonomi Sulawesi Utara, lebih khusus bagi masyarakat di Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa. 

 

Komitmen tersebut diwujudkan lewat Seremonial Penyemprotan Demplot Pupuk dan Booster Katrili dan Penandatanganan Kerjasama PT PGE Area Lahendong dengan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta, di Perkebunan Tonsewer, Kecamatan Tompaso Barat, akhir pekan lalu. 

 

Dalam sambutannya, General Manager PT PGE Tbk Area Lahendong Novi Purwono menyampaikan, dalam rangka mendukung program pemerintah mengenai ketahanan pangan nasional, seluruh pihak tanpa terkecuali dituntut untuk melakukan upaya mempermudah aksesbilitas pembangunan sector agro/pertanian.

"PT PGE Tbk Area Lahendong, selain memastikan proses korporasi berjalan dengan baik, dalam arti menjadi perusahaan BUMN penyedia energi bagi Sulawesi Utara. Kami juga berkomitmen untuk ikut andil dalam mendukung program kerja pemerintah dan masyarakat. Salah satunya lewat penyediaan pupuk yang berkualitas dan terjangkau. Demi mewujudkan cita-cita pemerintah dalam hal berdikari pangan di Indonesia, lebih khusus di Sulut. Ketersediaan pupuk bagi para petani yang cenderung terbatas, niscaya bisa terakselerasi dengan tersedianya pupuk cair yang kita beri nama Katrili sebagai salah satu alternatif pupuk yang harapannya dapat digunakan oleh petani secara luas," buka GM Novi.

 

Dijelaskannya, adapun Pupuk dan Booster Cair Nanosilika bernama Katrili ini merupakan hasil inovasi dan penelitian bersama para ahli dari Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (UGM). Dirinya optimis, lewat penggunaan Pupuk dan Booster Cair Nanosilika berbahan endapan mineral hasil produksi panas bumi ini, mampu mendorong produktivitas hasil pertanian secara berkelanjutan. 

SOLID: Kerja sama antara PT PGE Tbk Area Lahendong diwakili oleh GM Novi Purwono bersama Dekan Fakultas Teknik UGM Prof Ir Selo (kedua kanan), di peluncuran pupuk cair Katrili. Dok istimewa
SOLID: Kerja sama antara PT PGE Tbk Area Lahendong diwakili oleh GM Novi Purwono bersama Dekan Fakultas Teknik UGM Prof Ir Selo (kedua kanan), di peluncuran pupuk cair Katrili. Dok istimewa

"Terima kasih atas kerja sama bersama rekan-rekan akademisi dari UGM. Sehingga hari ini jadi momentum baik, kita bisa merealisasikan hasil inovasi penelitian Pupuk Cair Katrili ini. Sesuai dengan informasi dari para peneliti, kandungan unsur hara dalam Pupuk dan Booster Cair Nanosilika Katrili ini sangat banyak. Ada kurang lebih 60 unsur yang berguna untuk menjaga, melindungi lebih lagi meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Semua tanaman palawija hingga sayuran cocok untuk digunakan. Semoga ikhtiar baik ini mendorong serta mampu mewujudkan ketahanan pangan bagi masyarakat, lebih khusus petani di Kecamatan Tompaso Raya," beber GM Novi.

 

Di tempat yang sama Corporate Secretary PT PGE Kitty Andhora menambahkan, Pertamina Geothermal Energy sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi memiliki komitmen dalam perwujudan energi bersih atau hijau memiliki komitmen terhadap implementasi Environmental, Social and Governance atau ESG. 

Corporate Secretary Kitty Andhora, GM Novi Purwono dan Dekan Fakultas Teknik UGM Prof Ir Selo saat menyemprot demplot menggunakan Pupuk dan Booster Cair Nanosilika Katrili. Dok istimewa
Corporate Secretary Kitty Andhora, GM Novi Purwono dan Dekan Fakultas Teknik UGM Prof Ir Selo saat menyemprot demplot menggunakan Pupuk dan Booster Cair Nanosilika Katrili. Dok istimewa

"Giat ini jadi komitmen PGE bagaimana kami terus berada bersama-sama dengan masyarakat yang ada di sekitar area operasi, untuk mengembangkan kemandirian sehingga sustainable atau keberlanjutan usaha. Dalam hal ini menopang sektor pertanian menuju kemajuan dan kemandirian masyarakat di Kecamatan Tompaso Raya, Kabupaten Minahasa lebih khusus," kata Kitty.

 

Sementara itu, Camat Tompaso Barat Stevry Pandey menyatakan, apresiasi dan berterima kasih kepada PT PGE Tbk Area Lahendong, yang telah memberikan kontribusi positif bagi peningkatan usaha pertanian bagi masyarakat di Kecamatan Tompaso Barat. Yang kurang lebih 80 persen profesi masyarakat, menjadikan pertanian sebagai sumber mata pencaharian. 

"Pastinya kegiatan ini akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat di seluruh Kecamatan Tompaso Barat. Kurang lebih 80 persen masyarakat di 10 desa di sini bergantung pada sektor pertanian. Dan pastinya lewat kehadiran Pupuk dan Booster Cair Nanosilika Katrili ini, dapat membantu petani dalam hal penyediaan pupuk yang diharapkan mampu mendorong produktivitas," sebut Pandey.

 

"Kiranya giat baik ini dapat menjadi pembuka dan pemicu, lahirnya terobosan-terobosan baru lainnya dari PT PGE, serta seluruh BUMN yang ada di Sulut lebih khusus di Kabupaten Minahasa," sambungnya.

Dengan hadirnya Pupuk dan Booster Cair Nanosilika Katrili ini PT PGE Tbk Area Lahendong berharap, secara bertahap namun pasti dapat mengurangi konsumsi petani, pada pupuk kimia. Kemudian beralih pada penggunaan ke pupuk organik, yang notebenenya tersedia dari alam dan dapat digunakan dalam jangka waktu panjang. 

Turut hadir dalam kegiatan, Dekan Fakultas Teknik UGM Prof Ir Selo ST MT MSc Ph D, IPU ASEAN Eng, Tim Peneliti UGM Ir Pri Utami IPM, Dr Ronny Martien, Dr. Ngadisih, STP. M.Sc, IPM ASEAN.Eng, Lina Fermayasari Amd, Muhammad Fatih Fauzi, S.Si, Kapolsek Tompaso, Kumtua Desa Tonsewer Selatan Hanny Lepa, Kumtua Tonsewer Okte A.O Sumilat, Kelompok Tani dari KGPM Tonsewer Selatan dan P/KB GMIM Tonsewer serta seluruh jajaran Manajemen PGE Area Lahendong.(yol)

Editor : Julius Laatung
#Novi Purwono #Tompaso #PT PGE #Nanosilika #PGE Lahendong #sulawesi utara #Minahasa #Pupuk #Universitas Gajah Mada (UGM)