MANADOPOST.ID--SMA Lokon St Nikolaus patut berbangga. Keikutsertaan salah satu peserta didik atas nama Benedicta Princes Pangalila, berhasil meraih titel The Best Costume di ajang Fashion Carnaval, di Tournament of Flower, yang digelar belum lama ini.
Desain kostum yang dikenakan Benedicta Princes Pangalila bertemakan Space Costume dengan konsep futuristik namun tetap mencirikan kekhasan bunga Krisan. Berhasil meyakinkan para dewan juri untuk memilihnya sebagai pemenang.
Atas pencapaian baik ini, Kepala SMA Lokon St Nikolaus Marthinus Senduk SS MHum menyampaikan, banyak selamat kepada Benedicta Princes Pangalila. Atas kreativitasnya sehingga SMA Lokon St Nikolaus bisa menyabet gelar The Best Costume di Fashion Carnaval, TIFF Tahun 2024
"Congratulation buat Princes siswi Kelas X SMA Lokon St Nikolaus, yang berhasil meraih gelar The Best Costume di ajang Fashion Carnaval TIFF 2024. Tentunya ini jadi kebanggaan bagi sekolah, sekaligus memotivasi peserta didik lain untuk terus mengasah kreativitas. Terima kasih juga kepada orang tua dan guru pendamping Melany Kordak," ucap Kepsek Marthinus, Senin (12/8/2024).
Kepsek murah senyum ini melanjutkan, pihaknya mengucapkan banyak terima atas dukungan dan support penuh Ketua Umum Yayasan Pendidikan Lokon (YPL) Daniel Korompis PhD, yang terus mendampingi hingga ikut serta tatkala pelaksanaan iven utama TIFF, Tournament of Flower akhir pekan lalu.
"Terima kasih banyak atas dukungan dan atensi penuh Pak Ketum YPL Daniel Korompis PhD yang sudah rela berlelah-lelah bersama. Mendampingi anak-anak saat mengikuti kegiatan ToF beberapa waktu lalu. Hal ini pastinya turut memberikan kami semangat dan spirit untuk terus memberikan yang terbaik kepada peserta didik," sebut Kepsek Marthinus.
Sembari menambahkan, dirinya tak lupa mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan koordinasi yang baik kepada designer, artist decorator hingga MUA. Serta kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan dukungan yang luar biasa.
"Prestasi ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi bersama. Maju terus Losnito dan Pariwisata Kota Tomohon," kuncinya. (yol)
Editor : Julius Laatung