MANADOPOST.ID—Menyandang bintang tiga di bahu tak membuat Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Tuejeh 'gengsi' menjadi calon wakil gubernur, berpasangan dengan calon gubernur Drs Steven Kandouw.
Saat mendaftar di KPU Provinsi Sulut, Kamis (29/8), mantan Pangdam XIII/Merdeka ini membeberkan alasannya.
"Kenapa saya mau menjadi wakil gubernur? Karena kepemimpinan yang diutamakan adalah keberlanjutan. Kalau melihat hasil pilpres kemarin, kenapa begitu koalisinya karena mau melanjutkan. Saya melihat, saya pernah menjadi panglima di sini selama 1 tahun 8 bulan, kemajuannya sangat luar biasa. Kenapa panglima tahu waktu itu? Karena saya orang sini. Tiap tahun saya ke sini, saya lahir di sini, saya besar di sini. Saya bisa melihat kemajuan yang sudah dilakukan. Jadi keberlanjutan itu yang jadikan saya ingin jadi calon wakil gubernur. Saya ingin lanjutkan yang baik yang sudah dilakukan,” urainya.
Diapun menekankan Pilkada adalah momen masyarakat memilih. Diapun mengingatkan agar tidak salah pilih. “Jangan salah pilih, namanya pilkada, pemilihan kepala daerah, jadi jangan salah pilih, yang kita pilih kepala daerah untuk daerah Sulut,” tambahnya.
Kemudian Tuejeh membeber ihwal hubungannya dengan PDI Perjuangan. “Kenapa saya bintang 3 mau bergabung dengan Pak Olly, dengan PDIP? Saya mulai kenal beliau menjelang saya menjadi panglima. Saya melihat bagaimana kepemimpinan Pak Olly,” katanya.
Bahkan menurut Tuejeh, dia sudah pernah menyatakan pada Olly jika terjun ke politik maka akan memilih PDI Perjuangan. “Dari awal Semenjak saya jadi panglima saya pernah menyampaikan pada beliau, saya tidak pernah berpikir terjun ke dunia politik. Tapi kalau suatu saat saya terjun ke politik saya katakan, saya mau bergabung dengan bapak dan PDIP,” tukasnya.(gel)
Editor : Angel Rumeen