Layanan 110 dirancang Polda Sulut di bawah pimpinan Irjen Pol Yudhiawan, untuk menyediakan akses 24 jam bagi warga yang ingin melaporkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di daerah Nyiur Melambai.
Dalam acara peluncuran yang berlangsung di Markas Polda Sulut tersebut, Irjen Yudhiawan menekankan pentingnya kehadiran layanan ini, “Sebagai langkah dalam meningkatkan responsifitas dan aksesibilitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ungkap Kapolda Sulut.
Dia menyatakan Call Center 110 akan menjadi saluran utama bagi warga Sulut untuk menghubungi polisi dalam berbagai keadaan darurat dan non-darurat.
Layanan Call Center 110 ini tidak hanya mengutamakan penanganan laporan kriminalitas, tetapi juga mampu menangani laporan-laporan terkait gangguan keamanan seperti kecelakaan lalu lintas, kehilangan barang berharga, dan situasi darurat lainnya. Hal ini diharapkan dapat memberikan rasa aman lebih bagi masyarakat Sulut.
Kapolda Yudhiawan juga menegaskan bahwa kepolisian akan terus memperkuat kapasitas operasional Call Center 110 agar dapat memberikan layanan yang cepat, efektif, dan profesional dalam menanggapi setiap laporan yang diterima.
“Ini sejalan dengan komitmen Polri dalam meningkatkan pelayanan publik di seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Irjen Yudhiawan.
Masyarakat diajak untuk aktif menggunakan layanan ini sebagai sarana untuk berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Tapi tidak boleh main-main. Karena layanan ini bisa mengetahui identitas penelepon sehingga laporannya tidak boleh hoax.
Call Center 110 diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menanggapi setiap kebutuhan darurat dan memberikan bantuan yang diperlukan dengan segera dan tepat waktu.
Dengan adanya inisiatif baru ini, Kapolda Irjen Yudhiawan berharap dapat mengurangi waktu tanggap terhadap laporan masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian di Sulut.
“Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua pihak yang berada di wilayah Sulawesi Utara,” pungkasnya.(gnr)
Editor : Grand Regar