Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Destinasi Wisata Dilirik Korea, Lewat Pameran Bunga Menduniakan Sulut

Reza Abdilah • Rabu, 11 September 2024 | 09:58 WIB
Kadis Pariwisata Sulut dr Kartika Devi Tanos kala melakukan kerjasama dengan Council of Asian Flower Exhibition (CAFE)
Kadis Pariwisata Sulut dr Kartika Devi Tanos kala melakukan kerjasama dengan Council of Asian Flower Exhibition (CAFE)

 

MANADOPOST.ID- Pesona Sulawesi Utara kembali dilirik internasional. Hal ini pasca Council of Asian Flower Exhibition (CAFE), membuat kerjasama dengan Pemprov Sulut. Mengundang bumi nyiur melambai turut serta dalam eksebisi pameran bunga di Korea Selatan.

Pun kesepakatan telah dibuat kedua pihak, yang telah disepakati bersama Dinas Pariwisata Sulut. Halnya disampaikan Kadis Pariwisata dr Kartika Devi Tanos. "Jadi dalam rangka kerjasama. Mereka akan buat eksibisi pameran bunga di Korea. Dilaksanakan bulan April dan Mei 2025. Akan berlangsung sekitar 17 hari," katanya disela pembukaan Nyong Noni Sulut tahun 2024.

Lanjutnya dilirik Sulut, pasalnya kerjasama dengan Tomohon dan Manado tahun 2017 sudah pernah dilaksanakan. "Dan sekarang mereka ingin bekerjasama lagi dengan scope lebih besar yakni provinsi ikut didalamnya. Jadi akan ada pameran bungan yang juga didalamnya bisa disertai dengan bisnis atau marketing iven," ungkapnya.

Sasarannya Pemprov Sulut, kata Sekretaris TP-PKK Sulut ini, salah satunya adalah destinasi pariwisata lebih dikenal, terutama masyarakat di Korea. "Tadi juga mereka mengatakan bahwa Sulut banyak sekali potensi Pariwisata. Tetapi sayangnya masyarakat di Korea tidak tahu," terangnya.

Bahkan dalam beberapa kali kesempatan datang ke Sulut, tegasnya dr Devi, dikatakan bahwa potensi destinasi sangat lengkap. "Yakni destinasi pengunungan ada, kemudian lautnya juga ada, kulinernya juga cocok dengan mereka. Serta masyarakat yang sangat welcome. Dan ini sangat cocok sekali untuk dijual di negara mereka. Namun sayangnya belum dikenal banyak oleh masyarakat Korea," tegasnya lagi.

Maka dengan adanya kerjasama ini, akan berdampak positif pada sektor pariwisata dan beberapa sektor lainnya. "Nah ini, dengan adanya meeting tadi, mereka akan berkerjasama, agar nantinya kita bisa bertandang ke Korea untuk menghasilkan dan turut serta dalam eksibisi, untuk mempromosikan Pariwisata atau industri lain yang ada di Sulut," terangnya.

"Jadi bukan hanya Pariwisata saja. Nantinya industri apa saja yang ada di Sulut. Setelah ini juga akan memanggil kabupaten/kota lainnya, kita sama-sama membuka satu stand disana dibawah Pemprov. Tapi nantinya mereka ada didalamnya itu," katanya lagi.(rez)

Editor : Reza Abdilah
#Pesona #sulawesi utara #internasional