Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Karya Nyata Gubernur Olly Dondokambey dalam Dua Dekade di Perjalanan 60 Tahun Sulut, Dituangkan dalam Buku 'Menjawab Panggilan'

Reza Abdilah • Sabtu, 28 September 2024 | 07:38 WIB
Gubernur Olly Dondokambey
Gubernur Olly Dondokambey

 

MANADOPOST.ID- Sulawesi Utara kini genap berusia 60 tahun. Di hampir dua dekade terakhir, perkembangan dan kemajuan bumi nyiur melambai tak lepas dari kerja nyata Gubernur Olly Dondokambey. Baik di legislatif dan eksekutif. Dua periode sebagai legislator di DPR RI dan dua periode dipercayai menjabat Gubernur Sulut.

Maka pengalaman ini dirinya bagikan kepada generasi muda. "Dari SD sampai SMA di Manado. Kalau kuliah di Jakarta, baru kemana-mana," katanya yang mengaku seluk beluk jalan di Manado dirinya ketahui, kala ditanya Najwa Shihab di program live Mata Najwa edisi spesial 'Dari Manado Cinta untuk Negeri', pertengahan September lalu.

Bahkan dalam kesempatan itu, Gubernur OD turut menyampaikan kaitan meniti karir dari bawah, menjabat di legislatif hingga eksekutif, diproklamirkan sebagai politikus tulen. Maka pengalaman sebagai politikus di Indonesia dijelaskan secara rinci. "Jadi memang kalau berbicara politik, orang menganggap politik itu kotor. Makanya saya menulis buku, ada dua. Pertama dan kedua adalah Menjawab Panggilan," terangnya.

Buku Menjawab Panggilan karya Gubernur OD akan jadi pedoman generasi muda untuk melihat lebih luas tentang politik. "Agar supaya kita tahu bahwa, menjadi politikus itu bisa melakukan sesuatu. Tapi memang harus beda. Orang bisa melakukan tidak baik dan bisa melakukan yang baik," terangnya memberikan beberapa contoh politik bisa menghasilkan buah karya positif untuk masyarakat.

"Contohnya salah satu, kebijakan seorang politikus dalam membela masyarakat. Misalnya ada keluhan masyarakat di daerah terpencil, yang selama ini infrastrukturnya tidak ada. Karena dia seorang politikus, dia bisa berbicara langsung dengan pengambil keputusan," tambahnya.

Bahkan Gubernur OD punya contoh konkrit kala kebijakan politiknya sangat berdampak di daerah. "Dan ini bisa dilakukan. Contohnya saya waktu jadi ketua badan anggaran di Jakarta (DPR RI), itu pulau Sanger tidak ada jalan. Sekarang semua pulau sudah ada jalan lingkar," katanya. "Itu makanya anak-anak muda harus tau apa yang harus dilakukan. Supaya kita lakukan dengan baik. Asal kita lakukan politik itu dengan baik, bukan sebaliknya," tegasnya.

Terlebih didalam buku Menjawab Panggilan karyanya, kata Gubernur OD, dirinya bercerita mengenai mega proyek Bendungan Kuwil Kawangkoan yang kini berdiri kokoh di Minut. "Makanya kalau baca buku saya Menjawab Panggilan, disitu banyak cerita saat saya menjadi anggota DPR, dan kita lakukan apa yang baik untuk masyarakat Sulut. Panggilan yang saya rasakan, contohnya waktu 2014 kota Manado banjir total. Malamnya saya terbang melihat kondisi kota Manado bersama ibu Puan. Esoknya saya langsung ketemu Menteri PUPR, dan saya bilang harus bangun bendungan. Langsung buat bendungannya, jadi," katanya yang diiringi tepuk tangan meriah. "Nah ini menjawab panggilan masyarakat. Karena saya lihat Manado kala itu tidak ada aktivitas dengan apa yang menimpa," terangnya.

Itu salah satu cara menjawab panggilan masyarakat. "Untuk mengambil kebijakan, jadi salah satu contoh yang berdampak sangat positif bagi masyarakat. Masih banyak lagi contoh yang lain. Salah satu contoh ke kota Manado, jalan di Boulevard. Beda karena keputusan politik dari pada pemimpinnya. Merubah kota Manado supaya jadi tempat nongkrong, jadi daerah romantis para anak muda. Setuju," ungkapnya dengan lantang yang dijawab dengan menyetujui pernyataan Gubernur OD
Pun dirinya menyimpulkan bahwa politik itu baik, asalkan orangnya juga baik. "Jadi jangan pikir semua politik itu tidak baik. Memang banyak yang tidak baik. Tapi bukan politiknya, tapi itu orangnya. Tapi kalau orangnya baik, pasti akan berhasil," tegasnya lagi yang dalam kesempatan itu menyampaikan hobinya masak hingga berkebun.(rez)

Editor : Reza Abdilah
#dua dekade #sulawesi utara #Olly Dondokambey