MANADOPOST.ID– Kelompok dosen Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) yang diketuai oleh Ir. Erny Nurali, MS, baru-baru ini melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SD GMIM Kamangta.
Menurut Ir Erny Nurali MS acara tersebut bertujuan memberikan edukasi tentang makanan jajanan yang aman dan bergizi bagi para murid, khususnya yang duduk di kelas 5 dan 6.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus mendukung program pemerintah melalui pendidikan konsumen. Terutama bagi anak usia sekolah dasar yang rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh makanan, atau yang dikenal sebagai Foodborne Diseases," jelas Ir Erny Nurali MS.
Ia berharap, pendidikan konsumen di usia dini dapat memberikan pengetahuan penting dalam memilih makanan yang aman dan sehat. Serta membangun kebiasaan baik yang berkelanjutan.
Lanjur Nurali, sangat penting Pendidikan Keamanan Pangan dan Kebersihan Diri buat anak anak sekolah. Sebab kasus keracunan makanan di kalangan anak-anak sekolah masih sering terjadi. Sebagian besar disebabkan oleh rendahnya kualitas jajanan yang beredar bebas di lingkungan sekolah.
Dalam kegiatan ini, para dosen UNSRAT memberikan pemahaman kepada murid dan guru tentang cara mengenali makanan yang tidak aman serta pentingnya personal hygiene untuk mencegah penyakit yang ditimbulkan oleh makanan tercemar.
“Pengetahuan mengenai keamanan pangan sangat penting bagi para murid dan guru. Selain dapat membantu mereka memilih jajanan yang sehat, hal ini juga mendorong perubahan sikap dan perilaku dalam menjaga kebersihan diri dan makanan,” ujar Ir. Erny Nurali, MS, ketua tim pengabdian.
Metode Edukasi Interaktif
Kegiatan ini diikuti oleh 50 murid dan beberapa guru dari SD GMIM Kamangta, dan dilakukan dengan metode yang interaktif seperti permainan peran, kuis, dan permainan edukatif. Para murid mengikuti kegiatan dengan antusias, karena pendekatan yang digunakan sangat menarik dan mudah dipahami.
Dr. Mercy Taroreh, STP., M.Si, salah satu anggota tim, menjelaskan bahwa pendidikan seperti ini sangat diperlukan mengingat permasalahan keamanan pangan di Indonesia terus meningkat. "Pendidikan konsumen di usia dini dapat membantu mencegah risiko kesehatan di masa depan," katanya.
Tim Pengabdian Dosen UNSRAT
Tim pengabdian masyarakat ini terdiri dari Ir. Erny Nurali, MS sebagai ketua, serta Dr. Mercy Taroreh, STP., M.Si, Ir. Thelma Tuju, M.Si, dan Prof. Dr. Ir. Robert Molenaar sebagai anggota.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para murid dan guru di SD GMIM Kamangta dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang keamanan pangan, sehingga dapat menghindari bahaya dari makanan yang tercemar dan menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program ini, UNSRAT berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas hidup generasi penerus, salah satunya dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya makanan yang aman dan bergizi bagi anak-anak sekolah. (*)