Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Hargailah Perjuangan Timnas Indonesia, Tambahan Waktu hanya Enam Menit, Namun Wasit Enggan Selesaikan Pertandingan Hingga di Menit ke 98 Lebih 9 Deti

Ayurahmi Rais • Jumat, 11 Oktober 2024 | 02:30 WIB

Tangkapan layar waktu saat Timnas Indonesia melawan Bahrain Kamis (10/10) tadi malam.
Tangkapan layar waktu saat Timnas Indonesia melawan Bahrain Kamis (10/10) tadi malam.

 

MANADOPOST.ID- Lagi-Lagi Tim Nasional (Timnas) Indonesia dicurangi oleh Wasit Pilihan FIFA yang memimpin pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Matchday 3.

Pertandingan antara Indonesia lawan Bahrain, yang digelar Kamis (10/10) malam tadi harus berakhir dengan skor 2 sama.

Sayangnya kedudukan tersebut sulit diterima, karena sudah sangat jelas, Wasit yang memimpin pertandingan Ahmed Al Kaf bersikap tidak profesional.

Baca Juga: Bahrain Paksa Indonesia Bermain Imbang 2-2 dengan Gol Kontroversial

Di babak ke dua penambahan waktu hanya enam menit, namun hingga di menit ke 98,09 detik pluit panjang yang menandakan berakhirnya pertandingan enggan ditiup.

Wasit bahkan memberikan kesempatan kepada Bahrain untuk melakukan tendangan sudut hingga berbuah Gol. Meskipun satu dunia menyaksikan jika Gol tersebut tercipta di waktu yang tidak lagi sah karena sudah lewat batas.

Hingga skor yang awalnya 2-1 atas keunggulan Indonesia berhasil disamakan kedudukan menjadi 2 -2.

Baca Juga: Kemenangan sudah di Depan Mata, Indonesia Kembali Dicurangi Wasit, Erick Thohir Didesak Masyarakat Laporkan ke FIFA, Apakah Bisa Pengaruhi Skor

Hasil ini pun buat masyarakat Indonesia kecewa bahkan marah. Mereka meluapkan kekecewaannya kepada Wasit. Bagimana bisa perjuangan Timnas Indonesia kembali dicurangi.

Mereka bahkan mendesak Erick Thohir bahkan Presiden Joko Widodo untuk meminta FIFA membatalkan gol tersebut karena memang sudah lewat batas waktu.

Editor : Ayurahmi Rais