Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Update Terbaru, Suasana Rumah Duka Almarhum Benny Laos di Sentosa RSPAD Gatot Soebroto, Pejabat hingga Public Figure Sampaikan Salam Terakhir

Ayurahmi Rais • Minggu, 13 Oktober 2024 | 22:22 WIB

Suasana di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Minggu (13/10).
Suasana di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Minggu (13/10).

MANADOPOST.ID—Ribuan orang tampak bergantian memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Benny Laos, yang disemayamkan di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Minggu (13/10).

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga, kerabat, serta masyarakat yang mengenal almarhum.

Pantauan Manado Post, sejumlah pejabat dan public figure turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Di antaranya, politisi Partai NasDem sekaligus anggota DPR RI, Ahmad Sahroni, yang terlihat melayat. Ada Atta Halilintar, Ashanty, ada Mendagri Tito Karnavian, Komedian Ronny Immanuel, atau yang dikenal dengan Mongol Stres, juga hadir dalam kesempatan tersebut.

Baca Juga: Jin BTS Tampil Sebagai MC dan Pengiring Pria di Pernikahan Teman Dekat, Sambutannya Bikin Haru

Diketahui, Almarhum Benny Laos, yang merupakan calon Gubernur Maluku Utara, menjadi salah satu korban dalam insiden kebakaran kapal yang terjadi di Pelabuhan Regional Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Sabtu (12/10).

Berdasarkan informasi yang diterima, suami dari Sherly Tjoanda ini akan dimakamkan di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat, pada Selasa (15/10).

Pada kesempatan itu, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan ucapan belasungkawa kepada seluruh keluarga Almarhum. Tito menyebut jika persahabatannya dengan Almarhum Benny Laos sudah terjalin sejak 20 tahun yang lalu.

Baca Juga: 'Queen of Tears' Raih Banyak Penghargaan di Korea Drama Awards ke-15, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya

"Kami sudah saling mengenal, saat pangkat saya masih di bawah. Belum jadi siapa-siapa. Almarhum adalah orang yang sangat baik. Istrinya Ibu Sherly pun berteman baik dengan istri saya sudah seperti adik kakak. Kami turut merasa kehilangan atas kepergian Almarhum," katanya.

Diketahui, kepolisian masih terus mengusut kasus ledakan Speedboat. Hingga Minggu (13/10) tadi sudah ada sembilan saksi yang sudah diperiksa.
Budi, seorang anak buah kapal (ABK) Bella 72 bercerita, sebelum kejadian terjadi ada dua orang yang tidak dikenal sempat naik ke atas Speedboat untuk meminta kaos. Namun dua orang itu kemudian turun sesaat Benny Laos akan menaiki Speed Boat.

“Iya ada dua orang yang naik ke atas speed, satu tinggi, satu hitam. Cuma saya tidak kenal, karena pakai masker. Mereka minta baju kaos. Tapi mereka turun saat Pak Benny Laos menuju speedboat,”kata Budi.

Baca Juga: Direstui Partai Pengusung, Sherly Tjoanda Akan Gantikan Almarhum Benny Laos jadi Calon Gubernur Malut, Begini Aturan KPU

Budi mengungkapkan, sebelum kebakaran terjadi, didahului ledakan di bagian belakang Speedboat Bella 72. Ledakan itu muncul tak lama setelah Benny Laos dan rombongan masuk Speedboat dan sejumlah ABK menarik selang usai mengisi bahan bakar minyak.

“Ledakan terjadi dari belakang kamuka (pertama), tapi bukan dari lubang BBM. Kalau meledak di lubang BBM semua orang pasti mati. Sudah selesai. Tapi ini tidak. Beda. selama saya membawa speedboat ini saya belum pernah dapat kejadian seperti ini. Kalau ada kebakaran tapi tidak sampai meledak,”ujar Budi.

Lebih Lanjut Budi, mengungkapkan saat pengisian bahan bakar minyak berlangsung, Benny Laos dan rombongan sebenarnya sedang tidak berada dalam speedboat melainkan berada pelabuhan. Benny Laos baru naik ke atas speedboat setelah proses pengisian bahan bakar minyak selesai, dan ABK tinggal menarik selang. Tapi sebelumnya Benny Laos sempat meminta proses pengisian bahan bakar minyak dipercepat.

Baca Juga: Tentara Israel Tangkap Pejuang Hizbullah dari Bunker Bawah Tanah di Lebanon Selatan

So tara enak (tidak enak) jadi saya kasih lambat. Pak Benny Laos ngotot, minta cepat. Bapak so marah-marah. Tapi waktu itu BBM tinggal di selang. Sudah selesai pengisian,”kuncinya. (Foggen/Ayu)

Editor : Ayurahmi Rais
#Rumah Duka Benny Laos #Benny Laos #Benny Laos Meninggal