MANADOPOST.ID- Baru saja mendarat di Jakarta pada Senin (14/10), setelah melalukan perjalanan panjang dari Amerika Serikat.
Edbert Laos langsung mendampingi Ibu dan dua adiknya di malam penghiburan pemakaman ayahnya Almarhum Benny Laos.
Dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam ia terlihat tegar menemui semua tamu yang datang. Ia setia berada di samping ibunya yang malam tadi masih terpasang selang infus.
Namun, tangisannya pecah ketika sang ibu memintanya untuk menyampaikan kalimat perpisahan untuk sang ayah.
Edbert hampir tidak bisa berbicara, karena menahan tangisan. Suaranya terdengar sangat sesak. Ia menarik nafas panjang sambil meletakan satu tangannya di atas kepala. Ia terlihat menahan sakit dan tak kuat melepas kepergian sang ayah.
Respon tubuh dan mimik wajahnya seakan tak percaya dengan apa yang sudah terjadi. Sosok panutan dalam hidupnya pergi dengan begitu cepat.
" Papi maafin Edbert jika banyak salah.I know relationships cannot always be perfect and I can understand you. There are many things I want to say to you but my ego won't let me tell you. Im promise to take care of mom, Edrick and Edylin," ucapnya sambil menangis..
Editor : Ayurahmi Rais