MANADOPOST.ID-Menjelang perayaan Natal, harga daging babi di Sulawesi Utara belum juga normal.
Harga saat ini masih berada di kisaran Rp130 ribu sampai Rp140 ribu per Kilogram.
Menjelang perayaan Natal, warga ber harap harga daging babi bisa kembali normal seperti semula di kisaran Rp60 ribu per kilogram.
Tetapi harga kembali normal seperti semula, sangat sulit. Pedagang mengaku menjual harga mahal karena stok babi berkurang.
"Banyak peternak sudah tidak lagi beternak setelah babi babi mereka mati diserang penyakit. Peternak trauma. Karena itu stok babi sangat kurang," ujar Hardi, pedagang daging babi di Pasar Karombasan.
Karena itu untuk stabilkan harga daging babi, Gubernur Sulut Olly Dondokambey kembali datangkan 900 ekor babi.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat dikonfirmasi Manado Post, mengatakan kapal pengangkut 900 ekor babi, Selasa (15/10) pagi ini sudah tiba di Amurang.
"Sebanyak 900 ekor babi ini, termasuk di dalamnya ada juga pejantan dan induk babi. Induk babi Januari sudah mulai ber anak," jelas Gubernur Sulut Olly Dondokambey.
Karena itu dengan terus bertambahnya stok babi di Sulut, diharapkan akan menambah stok daging babi. Sehingga harga daging babi bisa kembali normal. (*)