Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Yel Yel GMIM Diberkati Bekumandang dari Bukit Moria Rike dalam Ibadah Doa dan Puasa se-Sinode GMIM

Tommy Waworundeng • Minggu, 27 Oktober 2024 | 19:57 WIB

Pdt Djefry Saisab saat meneriakkan yel yel GMIM Diberkati di Gereja Bukit Moria Rike
Pdt Djefry Saisab saat meneriakkan yel yel GMIM Diberkati di Gereja Bukit Moria Rike

MANADOPOST.ID -Yel yel "GMIM Diberkati"  bekumandang dari Bukit Moria Rike dalam Ibadah Doa dan Puasa se-Sinode GMIM, Sabtu (26/10).

Yel yel itu dikumandangkan oleh ribuan Pendeta, Guru Agama, Penatua, Diaken, dan Komisi Pelayanan Doa Penginjilan yang mengikuti ibadah doa dan puasa.

Para hamba Tuhan ini merupakan utusan dari seribu lebih jemaat yang tersebar di 100 lebih wilayah pelayanan GMIM yang ada di 7 kabupaten/kota (Minahasa, Minsel, Minut, Mitra, Manado, Bitung, dan Tomohon).

Yel yel itu diajarkan  oleh Pdt Djefry Saisab STh MSi saat menjadi khadim  dalam ibadah doa dan puasa se-Sinode GMIM.

Pdt Saisab merupakan Wasek Bidang BIPRA & Lansia Sinode GMIM. Dalam ibadah itu, di awal khotbah, Pdt Saisab mengajarkan jemaat untuk meneriakkan  yel yel yang dia ajarkan.

Yel yel itu ada 3 kata dan kalimat yang diucapkan Pdt Saisab. Kemudian jemaat diajak  untuk menyambut yel yel tersebut.

"Pertama, jika saya menyebut Tuhan Yesus. Semua menyambut dengan: Luar Biasa."

"Kedua, jika saya menyebut Doa dan Puasa GMIM. Semua menyambut dengan: Sejahtera"

Ketiga, jika saya menyebut GMIM. Semua menjawab: Diberkati."

Ribuan hamba Tuhan yang mengikuti ibadah doa dan puasa se-Sinode GMIM di Bukit Moria Rike
Ribuan hamba Tuhan yang mengikuti ibadah doa dan puasa se-Sinode GMIM di Bukit Moria Rike

Ribuan hamba Tuhan yang hadir pun mengikuti panduan  yang ditunjukkan oleh Pdt Djefry Saisab.

Setelah yel yel, Pdt Saisab melanjutkan dengan  khotbah yang bertemakan "Tepatilah Nazarmu”.
Namun sebelumnya membaca Alkitab yang terdapat Dalam Hakim-Hakim 11:29-40. Judul Perikop, Nazar Yefta.

Dalam  khotbah, Pdt Djefry ingatkan agar umat Tuhan tidak sembarang mengucapkan janji kepada sesama terlebih berjanji  kepada Tuhan.

"Termasuk Bapak Pnt Steven Kandouw, jangan bajanji  ke masyarakat," ujar Pdt Saisab.

Tapi Pdt Saisab menceritakan bagaimana proses pembangunan gedung Gereja GMIM Bukit Moria Rike.  Di mana Pnt  Steven Kandouw (Pnt kolom 29) tidak memberikan janji kepada jemaat. Tapi tahu tahu sudah siapkan rencana pembangunan. Bahkan sudah siapkan gambar design.

Dan tidak lama, pembangunan gedung Gereja GMIM Bukit Moria Rike bisa dilaksanakan dan boleh berdiri megah seperti sekarang ini.

Setelah kurang lebih 1 jam berkhotbah, Pdt Djefry  Saisab kembali mengajak semua pelayan khusus yang hadir untuk mengumandangkan yel yel yang Pdt  Saisab ajarkan di awal khotbah.

"Tuhan Yesus." Dijawab "luar biasa."
Tapi jawaban jemaat tidak terlalu kuat. Yang lain tidak terdengar suaranya.

Pendeta  Saisab pun berkata, "Oh Tuhan, somo amin kita, ngoni solupa ini yel yel. Cuman tiga. Coba ulang," kata Pdt Saisab.

Pdt Saisab: "Tuhan Yèsus."
Disambut ribuan hamba Tuhan dengan teriak, " luar biasa."

Pdt Saisab: "Doa dam puasa GMIM." Dijawab teriakan  "Sejahtera."

Yel yel ini dikumandangkan sampai tiga kali.

Pdt Saisab: "GMIM." 
Dijawab lagi "Diberkati," oleh ribuan Pendeta, Guru Agama, Penatua, Diaken, dan Komisi Pelayanan Doa Penginjilan se-Sinode GMIM yang memadati Gereja GMIM Bukit Moria Rike.

Ibadah doa dan puasa berlangsung penuh roh kudus.
Pdt Saisab di awal khotbah,  mengaku saat masuk ke Gereja Bukit Moria Rike, seperti masuk di sorga.  Di ruang maha kudus. Ketemu orang orang di dalam gereja juga, seperti bertemu malaikat malaikat dan nabi nabi.

Bukan kebetulan, Bukit Moria juga merupakan nama tempat Maha Kudus Maha Suci yang ada di Yerusalem Timur Tanah Yudea. 

Bukit Moria di Yerusalem disebut tempat Maha Suci dan Maha Kudus di dunia. Karena di Bukit Moria itu Allah menguji iman Abraham untuk mengorbankan anak kesayangannya bernama Ishak. 

Di Holly Land tempat maha suci kudus  itu kemudian Raja Daud dan anaknya Raja Salomo  mendirikan Bait Suci untuk menyimpan Tabut Perjanjian dan tempat umat Israel datang berdoa menyembah Tuhan Allah Semesta Alam.  Di tempat Maha Suci Kudus itu juga (Al Quds), Nabi Muhammad melakukan Isra Miraj.

Dari Bukit Moria seluruh  umat diberkati.  (*)

Editor : Tommy Waworundeng
#GMIM #diberkati #Pdt Djefry Saisab #Bukit moria #Steven Kandouw #Ibadah Doa Puasa GMIM