Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Contoh Bagi Ibu Ibu di HUT WKI, Simbol Keluarga Harmonis, Keluarga Steven Kandouw Keluarga Teladan

Tommy Waworundeng • Jumat, 1 November 2024 | 11:04 WIB

 

 

 

Keluarga Pnt Steven Kandouw-Tanos diberkati Tuhan
Keluarga Pnt Steven Kandouw-Tanos diberkati Tuhan

MANADOPOST.ID —Hari ini, Jumat 1 November 2024, ratusan ribu Ibu Ibu, rayakan Hari Ulang Tahun ke-87 Wanita Kaum Ibu (WKI) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

Ratusan ribu Ibu Ibu Gereja, bergumul di tengah kondisi jemaat yang marak dengan perceraian, KDRT, dan suami yang masih senang berjudi, mabuk mabukan, mencuri, bahkan bezinah.

Karena itu Ibu Ibu Tuhan berdoa bersama agar Tuhan memberikan suami yang baik dan keluarga yang harmonis serta diberkati Tuhan.

Ada beberapa Ibu yang hadir di ibadah perayaan HUT WKI, kepada wartawan, mengaku ingin memiliki keluarga seperti Keluarga Steven Kandouw-Tanos.

"'Kalau keluarga keluarga di Sulawesi Utara seperti Keluarga Kandouw-Tanos, kami yakin Tuhan akan berkati daerah ini. Karena keluarga hidup kudus di hadapan Tuhan," ujar Marlin, Anie, dan beberapa ibu lainnya.

"Keluarga Pak Penatua Steven kami lihat diberkati Tuhan. Anak anak anaknya juga firman Tuhan katakan, akan mewarisi dunia. Seperti tema bulanan dam tema minggu ini dalam perenungan GMIM. Yakni: Peranan Keluarga Dalam Gereja Dan Masyarakat. Dan tema mingguan: Orang Yang Takut Akan Tuhan Anak Cucunya Akan Mewarisi Bumi," ujar Via, ibu lainnya.

"Kami tidak pernah dengar Pak Penatua Steven selingkuh atau main perempuan. Selalu menjaga kekudusan keluarga. Tidak ada kanajisan. Istri juga sangat menunjang dalam menjaga suami agar selalu hidup kudus," penilaian Via, salah satu ibu satu jemaat dengan Pnt Steven.

Keluarga teladan.
Keluarga teladan.

Pnt Steven Kandouw sendiri dinilai  sosok pemimpin yang tak hanya berintegritas dan berpengalaman, tetapi juga memiliki nilai-nilai kekeluargaan yang kuat, yang menjadikannya panutan di tengah masyarakat Sulut.

Di luar kesibukannya sebagai seorang politisi dan pemimpin, Steven Kandouw dikenal luas sebagai figur kepala keluarga yang berhasil membimbing keluarganya menuju kesuksesan dan keharmonisan.

Bersama sang istri, dr Kartika Devi Kandouw-Tanos, Steven Kandouw telah membangun rumah tangga yang solid dan penuh prestasi. Keluarga Kandouw-Tanos, yang sering disebut-sebut sebagai simbol keluarga harmonis di Sulut, telah melahirkan generasi penerus yang berprestasi di berbagai bidang.

Didikan dan bimbingan dari seorang ayah yang bijaksana, serta dukungan penuh dari seorang ibu yang penuh kasih, menjadikan ketiga anak mereka tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan berkualitas.

Prestasi gemilang yang diukir oleh ketiga anak Steven Kandouw dan dr Kartika Devi Kandouw-Tanos tidak lepas dari peran besar orang tua mereka. Anak pertama, Ernesto Kandouw, sejak kecil telah menunjukkan minat yang besar dalam bidang olahraga. Keuletannya di lapangan, baik dalam tim basket maupun sepak bola, membawanya pada berbagai kejuaraan.

Tidak berhenti di situ, Ernesto kemudian melanjutkan pendidikan ke Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus dengan predikat memuaskan. Kini, ia berpangkat Inspektur Dua (Ipda) dan sedang berkarir di Polsek Taman Sari. Karir Ernesto di dunia kepolisian kian gemilang, ia berhasil menorehkan prestasi berkat ketekunan, kejujuran, dan dedikasi tinggi yang ia warisi dari sang ayah. Sosoknya yang disiplin dan bertanggung jawab menjadi cermin dari pendidikan keluarga yang harmonis.

Kemudian, anak kedua, Abigail Kandouw, B.Sc., menorehkan prestasi luar biasa di bidang akademis. Ia berhasil lulus dari University of Surrey, Inggris, dengan gelar Bachelor of Science. Abigail dikenal sebagai sosok yang ramah, cerdas, dan rendah hati. Bakat akademiknya yang luar biasa membawanya aktif dalam berbagai kegiatan penelitian ilmiah dan organisasi sosial. Kesuksesan Abigail tak hanya mencerminkan kegigihan pribadinya, tetapi juga mencerminkan bagaimana Steven Kandouw dan sang istri mendidik anak-anak mereka dengan nilai-nilai kejujuran, kerja keras, dan kerendahan hati.

Ada juga, anak bungsu dari keluarga Kandouw-Tanos, Oswaldo Kandouw, turut mengukir prestasi yang tak kalah membanggakan. Pada Agustus 2024, Oswaldo dipercaya menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulut. Penunjukan ini bukan tanpa alasan, Oswaldo dikenal sebagai pribadi yang disiplin, berjiwa nasionalis, dan memiliki kepribadian yang tangguh. Selain itu, ia juga aktif di bidang olahraga, khususnya basket, di mana ia telah banyak menorehkan prestasi bersama timnya. Oswaldo, dengan segala kelebihannya, menjadi bukti nyata bahwa keluarga Kandouw-Tanos mampu menanamkan nilai-nilai positif pada setiap anak mereka, menjadikan mereka generasi yang berintegritas dan berprestasi.

Keteladanan dan keberhasilan Steven Kandouw dalam membina keluarganya tidak hanya diakui oleh kalangan terdekat, tetapi juga mendapatkan apresiasi dari masyarakat luas. Bagi banyak warga Sulut, kesuksesan Steven dalam membangun keluarga yang harmonis dan berprestasi menjadi cerminan potensinya sebagai seorang pemimpin yang mampu mengelola wilayah dengan baik.

Angga Bawinto, seorang warga Kabupaten Minahasa Selatan, mengungkapkan pandangannya tentang pentingnya peran keluarga bagi seorang pemimpin. “Keluarga adalah hal yang paling mendasar bagi seorang pemimpin. Jika seseorang mampu memimpin keluarganya dengan baik, maka dia juga bisa menjadi pemimpin yang baik bagi masyarakat. Steven Kandouw telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mendidik anak-anaknya hingga berprestasi di berbagai bidang. Ini adalah bukti nyata bahwa dia adalah figur pemimpin yang memiliki kualitas dan moralitas yang tinggi,” katanya.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Serly Longkutoy, warga Kota Manado. Serly menyoroti pentingnya peran kepala keluarga dalam membentuk karakter anak-anak.

“Banyak anak pejabat yang tersangkut masalah hukum atau perilaku yang tidak pantas, hal ini menunjukkan bahwa peran kepala keluarga sangat krusial. Steven Kandouw berbeda. Dia mampu membimbing anak-anaknya menjadi sosok-sosok yang berprestasi dan tidak terlibat masalah hukum. Ini menunjukkan bahwa Steven bukan hanya pemimpin politik yang berkompeten, tetapi juga ayah yang penuh tanggung jawab dan peduli akan pendidikan moral anak-anaknya," katanya.

Kemudian Mahmud Lakoro, warga Kabupaten Sangihe, juga memberikan apresiasi tinggi kepada Steven Kandouw.

“Keluarga adalah fondasi dasar dari seorang pemimpin. Jika fondasi itu kuat, maka pembangunan di tingkat yang lebih besar juga akan baik. Steven Kandouw telah membuktikan bahwa ia bisa menjaga keluarganya dengan baik, bahkan mengantarkan anak-anaknya pada prestasi gemilang. Ini adalah bukti bahwa ia siap untuk membangun Sulawesi Utara dengan dasar yang kokoh,” ujarnya.

Tak ketinggalan, Cheppy Ong, warga Kota Kotamobagu, menilai sosok Steven Kandouw sebagai pemimpin yang bersih dan tanpa cacat.

“Steven Kandouw adalah figur yang sempurna sebagai pemimpin, tidak hanya di dunia politik tetapi juga dalam keluarga. Tidak ada cacat pada rekam jejaknya maupun keluarganya. Ini adalah modal besar yang tidak dimiliki semua pemimpin. Keluarga yang harmonis adalah cerminan dari kehidupan yang seimbang, dan hal ini menjadi patokan utama bagi saya dalam menilai calon pemimpin,” urainya.

Keteladanan yang ditunjukkan Steven Kandouw dalam membina keluarganya menjadi modal berharga dalam menghadapi Pilkada Sulut. Dengan integritas yang kuat dan komitmen yang tinggi terhadap keluarga dan masyarakat, Steven Kandouw siap membawa Sulut menuju masa depan yang lebih baik. Dukungan penuh dari istri dan anak-anaknya menambah keyakinan bahwa pemimpin yang mampu menjaga keluarganya dengan baik juga akan mampu menjaga dan membangun daerahnya dengan penuh kasih, perhatian, dan tanggung jawab.

Masyarakat Sulut pun semakin yakin bahwa dengan memilih Steven Kandouw, mereka tidak hanya memilih seorang pemimpin, tetapi juga memilih sosok yang siap menjadi bapak bagi seluruh rakyat Bumi Nyiur Melambai. (ewa)

Editor : Tommy Waworundeng
#keluarga #Teladan #HUT WKI #Steven Kandouw