Tak hanya menata tengah kota saja, namun AARS selama menjadi Wali dan Wakil Wali Kota Manado tiga tahun setengah, turut memperhatikan dan memperbaiki wilayah-wilayah pinggiran yang dulunya sering terdampak banjir.
"Kami masyarakat Manado khususnya di Lingkungan 5 Malalayang 1 ini sangat merasakan kemajuan-kemajuan," ungkap H Syafi tokoh agama sekaligus warga di Lingkungan 5 Malalayang 1.
Dirinya yang merupakan pemimpin masjid merasa terpanggil untuk mendukung program-program AARS yang selama ini dirasakan warga setempat.
"Selama ini AARS sudah sangat membantu kami. Terutama dalam hal bagaimana merelokasi warga-warga yang terdampak bencana. Seperti yang terjadi di salah satu titik, dulunya banjir itu luar biasa. Tapi setelah ada pembuatan gorong-gorong, itu sudah menjadi aman," ucapnya.
Menurutnya, sekarang sudah baik yang dilakukan AARS. Sehingga ke depan akan lebih baik jika masyarakat Manado masih percayakan untuk kembali memimpin.
"Maka dari itu saya sampaikan ke jamaah dan warga agar melihat apa yang sudah kita rasakan dibawa kepemimpinan AARS.
Kita juga terpanggil bersama-sama untuk bagaimana membangun kota Manado yang lebih maju dan sejahtera," tuturnya.
Tempat terpisah, tokoh agama di Titiwungen, Pdt Vence Moundong juga menuturkan bahwa
AARS adalah pemimpin yang mampu membangun kerja sama yang baik dengan semua pihak, saling menopang satu dengan yang lain dan pemimpin yang dekat dengan masyarakat.
"Tentu harapan kami agar kerja baik ini dilanjutkan. Apa yang sudah diprogramkan untuk manado yang lebih maju dan hebat, itu dilanjutkan," kuncinya. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas