Rapat yang dihadiri oleh 19 mitra kerja dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Minahasa ini menjadi momen perkenalan antara struktur baru Komisi II dengan para pemangku kepentingan terkait.
“Kami dari Komisi II bersyukur atas kehadiran penuh mitra kerja kami dari Pemkab Minahasa pada rapat perdana ini. Hal ini mencerminkan komitmen kita bersama untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Okstesi Runtu, yang akrab disapa Stesi.
Ia menegaskan bahwa DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan hak-hak rakyat dipenuhi, termasuk kelancaran pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan. “Kami mendorong mitra kerja agar fokus pada pemenuhan hak-hak masyarakat, terutama dalam sektor layanan kesehatan dan pendidikan,” tambah Stesi.
Dalam rapat tersebut, Komisi II menyoroti isu tertundanya pembayaran gaji Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Kesehatan. Stesi menegaskan perlunya solusi segera dari Pemkab Minahasa, Dinas Kesehatan, dan RSUD Tondano.
“Kami mendesak agar permasalahan ini segera diselesaikan demi menjamin kesejahteraan tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan pelayanan masyarakat,” tuturnya.
Selain Stesi, rapat turut dihadiri Koordinator Putri Pontororing, Wakil Ketua Komisi II Franky Wolayan, Sekretaris Refly Ngantung, serta anggota lainnya, yakni Liony Mongi, Braldo Korengkeng, Jeffry Wakary, Frelly Lolowang, dan Magda Lala, bersama seluruh kepala OPD terkait.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan