Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pendidikan Singkat dan Pascasarjana di AS Jadi Pilihan Utama Pelajar Indonesia

Tanya Rompas • Selasa, 19 November 2024 | 07:24 WIB

Photo
Photo
MANADOPOST.ID- Jumlah pelajar Indonesia yang mengikuti studi dengan masa pendidikan singkat dan pascasarjana di Amerika Serikat terus meningkat pada tahun akademik 2023-2024, berdasarkan laporan tahunan Open Doors yang dirilis Institute of International Education.

Peningkatan terbesar adalah jumlah pelajar yang mengikuti pertukaran singkat sebesar 28,6 persen, yang sebagian besar disebabkan oleh meningkatnya jumlah universitas di AS yang berpartisipasi dalam beasiswa IISMA dari Pemerintah Indonesia.

Laporan tersebut mencatat peningkatan sebesar 10 persen baik bagi pelajar Indonesia yang mengejar program pascasarjana di Amerika Serikat maupun bagi mereka yang mengejar program kerja selama masa studi atau setelah kelulusan.  

Indonesia mengirimkan 8.348 pelajar ke Amerika Serikat pada 2023-2024, membuat Indonesia menjadi negara kedua yang mengirimkan pelajar terbanyak di Asia Tenggara, dan peringkat ke-23 di seluruh dunia.  India dan Tiongkok tetap menjadi negara pengirim pelajar terbanyak ke Amerika Serikat, dengan masing-masing 331.602 dan 277.398 pelajar per tahun.

“Amerika Serikat terbuka bagi pelajar Indonesia di semua tingkat studi,” kata Duta Besar Kamala Shirin Lakhdhir.  “Saat kita merayakan 75 tahun hubungan diplomatik, saya berharap dapat melihat peningkatan jumlah warga Indonesia yang belajar di universitas-universitas AS seiring dengan peran mereka yang memperkuat jalinan antara negara dan budaya kita.”

Laporan tersebut juga menunjukkan peningkatan jumlah pelajar AS yang mengikuti kegiatan pendidikan di Indonesia dengan lonjakan sebesar 320 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencerminkan kembalinya jumlah mahasiswa seperti sebelum COVID dan meningkatnya minat terhadap Asia Tenggara.  Indonesia adalah negara kesembilan di kawasan Asia Pasifik yang terbanyak menerima pelajar AS.

Kerja sama pendidikan merupakan pilar utama Kemitraan Strategis Komprehensif AS-Indonesia dan Kedutaan Besar AS untuk Indonesia telah memperluas jangkauan pendidikan sebagai bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik AS-Indonesia.  EducationUSA memperluas layanan bimbingan gratisnya ke kota Medan dan Surabaya, meningkatkan kapasitas jangkauan sebesar 30 persen.

Untuk merayakan Pekan Pendidikan Internasional, Kedutaan Besar AS untuk Indonesia akan merilis siniar (podcast) EducationUSATalks edisi khusus yang menampilkan Duta Besar Kamala Shirin Lakhdhir.  EducationUSA akan menyelenggarakan program informasi mengenai peluang beasiswa dan kehidupan pelajar di Amerika Serikat di Medan, Aceh, Ambon, Makassar, Malang, Surabaya, Samarinda, dan Jakarta.  Informasi lebih lanjut mengenai program dapat ditemukan di akun instagram EducationUSA @EducationUSAIndonesia .

EducationUSA memberikan layanan bimbingan gratis kepada calon pelajar internasional dan menawarkan sumber daya serta sarana untuk membantu mengarahkan kepada lima langkah menuju studi di AS: mencari sekolah, mengidentifikasi peluang bantuan keuangan, melengkapi aplikasi, mendapatkan visa pelajar, dan mempersiapkan keberangkatan.  Terdapat lebih dari 4.700 institusi pendidikan tinggi terakreditasi di Amerika Serikat, dan penasihat EducationUSA dapat membantu mahasiswa memfokuskan pilihan mereka, menentukan prioritas mereka, dan merencanakan karir kuliah mereka.  Terdapat sepuluh penasihat EducationUSA di Indonesia.(***)

 

Editor : Tanya Rompas
#Pelajar #Pendidikan #Amerika #Indonesia