Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Inovasi ODSK Perkasa Membanggakan, Jadi Role Model Seantero Indonesia, Capaian UCJ Terbaik dari 38 Provinsi

Reza Abdilah • Sabtu, 21 Desember 2024 | 11:10 WIB
Pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ), Jumat (20/12). Sulut jadi tuan rumah, menjamu Provinsi di Sulawesi dan Maluku.
Pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ), Jumat (20/12). Sulut jadi tuan rumah, menjamu Provinsi di Sulawesi dan Maluku.

 

MANADOPOST.ID- Inovasi Gubernur Olly Dondokambey bersama Wagub Steven Kandouw kembali tuai prestasi Nasional. Pasalnya program ODSK Perkasa kini jadi role model seantero Indonesia. Hal ini pasca rilis Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) tertanggal 29 November 2024, kaitan data data Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ).

Membanggakan kala bumi nyiur melambai, buah kerja keras dan inovasi ODSK, teringgi dari 38 provinsi di Indonesia, yang mencakup realisasinya total 66,02 persen. Apresiasi dan pujian pun dilayangkan ke jajaran Pemprov Sulut yang juga punya andil besar untuk mendukung kepemimpinan ODSK di dua periode ini.

Dijabarkan dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ), Jumat (20/12). Sulawesi Utara yang jadi tuan rumah, menjamu 6 provinsi di wilayah Sulawesi dan 2 provinsi di Maluku, di Four Points by Sheraton Manado.

Nampak Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Restuardy Daud memimpin langsung rapat koordinasi tersebut. Juga dihadiri Kakanwil BPJS Wilayah Sulawesi dan Maluku Minctje Wattu serta para Kepada Bappeda, kepala BKAD dan Inspektur provinsi di wilayah Sulawesi dan Maluku.

 

Kepala Bappeda Sulut Elvira Katuuk bersama Kepala BKAD Clay Dondokambey kala mengikuti Rakor UCJ tersebut.
Kepala Bappeda Sulut Elvira Katuuk bersama Kepala BKAD Clay Dondokambey kala mengikuti Rakor UCJ tersebut.

 

Hal ini disampaikan langsung Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Elvira Katuuk. Menurutnya rakor ini dipusatkan di Sulut untuk wilayah Sulawesi dan Maluku, melihat capaian dan inovasi untuk mempercepat UCJ seluruh Indonesia.

Lanjutnya yang hadir bersama Kepala BKAD Sulut Clay Dondokambey, bahwa ini sekaligus koordinasi pemerintah pusat dan daerah. "Hari ini Sulawesi Utara jadi tuan rumah. Ini merupakan koordinasi pemerintah pusat dan daerah untuk percepatan tujuan ini. Pasalnya UCJ saat ini masuk dalam salah satu indikator pembangunan. Maka dimasukkan mulai dari dokumen perencanaan. Baik RKPD kemudian akan diajukan dalam APBD," terangnya.

Dirinya kembali menjelaskan di tahun 2024 ini, pelaporan yang ditarik dari BPJS Ketenagakerjaan, UCJ di tiap Provinsi, bahwa Sulawesi Utara peringkat pertama dari 38 Provinsi. Ini mencakup realisasinya total 66,02 persen. "Itu paling tinggi, pertanggal 29 November 2024 dari lampiran Mendagri," ungkapnya menambahkan walaupun kini statusnya masih sedang.

Sulut bisa lebih cepat pencapaian UCJ dari Provinsi lain, tegasnya, karena inovasi Gubernur dan Wakil Gubernur yang mencanangkan program ODSK Perkasa. "Ini salah satu strategi yang ternyata diadopsi secara nasional. Dan jadi indikator utama pembangunan untuk UCJ, yang diantaranya ODSK Perkasa," katanya.

Untuk program ODSK Perkasa ini, terang Katuuk, terknisnya anggaran dimasukkan dalam APBD untuk membayar premi BPJS ketenagakerjaan. "Untuk Sulut adalah seluruh ASN sampai THL. Kemudian pekerja rentan yang tidak berpendapatan seperti pekerjaan sosial keagamaan. Mulai dari gereja, masjid dan rumah ibadah lainnya. Dan ternyata pada tahun ini diperlebar sampai pada wartawan. Ini yang membuat Sulut lebih di atas dari provinsi lainnya," tegasnya.

Bahkan kini juga berkembang ke para sopir, juga ke Wradatama sampai Paskibraka. "Akhirnya jadi role model baru di Indonesia. Dibuktikan dengan semakin banyak Provinsi yang studi tiru program Perkasa ke Sulut. Terbaru adalah Provinsi Bali yang datang ke Sulut untuk program Perkasa," katanya lagi.

Untuk itu ke depan, ungkap Katuuk yang belum lama ini mendapatkan predikat terbaik dalam pelaksanaan PIM 2, akan memastikan untuk sub kegiatan iuran atau premi untuk jaminan sosial Ketenagakerjaan ada dalam RKPD 2026 yang akan disusun. "Dan itu juga akan masuk dalam RPJMD. Karena ini sudah menjadi mandatory. Sebab inovasi Pemprov Sulut diangkat menjadi program secara sentral untuk memperkuat cover dari UCJ," tegasnya lagi.

Tak sampai disitu, ini juga akan dimasifkan di 15 kabupaten/kota Sulut yang masih terdapat beberapa kendala. "Bersyukur program inovasi dari Sulut jadi program nasioal. Namun memang ada beberapa hal yang harus diperkuat. Terutama di kabupaten/kota. Maka kami dari provinsi akan membantu mengkoordinasikan. Supaya ketika evaluasi APBD, terlihat dianggarankan untuk BPJS Ketenagakerjaan. Sebab ini program untuk pelayanan kepada masyarakat dengan harapan kedepan seluruhnya dapat terangkat dari kemiskinan," kata Katuuk.

Diketahui langkah ini juga untuk mengurangi kemiskinan. Pasalnya ketika kepala keluarga mengalami kecelakaan dan tidak tercover jaminan, berarti kehilangan pendapat. Yang yang akan sangat berpengaruh di pendidikan dan kehidupan sehari-hari. "Ketika ada BPJS Ketenagakerjaan, ketika anak di usia sekolah akan mendapatkan beasiswa dari premi ini. Juga akan ada bantuan langsung dengan beberapa jenis manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Ada lima program. Jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan pensiun dan jaminan kehilangan pekerjaan," tegasnya lagi.(rez)

Editor : Reza Abdilah
#Gubernur Olly Dondokambey #Wagub Steven Kandouw #inovasi