Berdasarkan analisa kondisi dinamika atmosfer, BMKG memantau berbagai fenomena atmosfer yang mempengaruhi cuaca di wilayah Sulawesi Utara, antara lain nilai anomali OLR (Outgoing Longwave Radiation) menunjukkan anomali negatif dan gelombang atmosfer Equatorial Rossby yang diprediksi bergerak melewati wilayah Sulawesi Utara turut memperkuat peningkatan aktivitas konvektif.
Dan faktor penunjang lain yaitu kondisi labilitas atmosfer dalam kondisi labil dan kelembaban udara yang tinggi mendukung pertumbuhan awan-awan hujan semakin intens.
Kombinasi dari fenomena-fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang-lebat dalam durasi yang panjang, angin kencang, dan potensi banjir di Seluruh Wilayah Sulawesi Utara dalam waktu tiga hari kedepan.
BMKG menghimbau masyarakat dan pemerintah di Sulawesi Utara agar tetap waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai angin kencang sebagai tindakan antisipasi bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang) dan menghindari aktivitas terutama di wilayah rawan bencana.
Terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari BMKG Sam Ratulangi Manado, secara lebih rinci dan detail untuk tiap kelurahan di seluruh wilayah Sulawesi Utara melalui Website https://cuaca.bmkg.go.id/ dan melalui WA: 0811-4320-0877, FB: BMKG Sulawesi Utara, Instagram: @infocuaca_sulut dan Aplikasi : infoBMKG. Peringatan potensi cuaca buruk ini diterbitkan di Manado, 17 Januari 2025 oleh Kepala Stasiun Dhira Utama.(gnr)
Editor : Grand Regar