Total ada 48 Senat yang berhak menyalurkan suaranya untuk Pilrek tahun ini. Sesuai prediksi-prediksi sebelumnya, nama Dr Joseph Philip Kambey SE Ak MΒΑ masih menjadi primadona untuk memimpin Unima. Dirinya mampu meraih total 28 suara, kemudian disusul Recky Harold Elby Sendouw, SP MM PhD dengan 14 suara dan Dr Ignatius Javier Couturier Tuerah SS MPd 6 suara.
Dengan hasil ini, Joseph Kambey menciptakan sejarah dengan menjadi Rektor Unima termuda. Joseph Kambey pun ketika diwawancarai Manado Post mengaku bersyukur proses Sidang Senat Pilrek bisa berjalan dengan baik, aman dan lancar.
"Puji Tuhan proses pemilihan telah selesai. tentu pertama saya menyampaikan Terimakasih kepada Ketua Senat, sahabat-sahabat senat dan seluruh Civitas yang mendukung dan memberikan support kepada saya," ungkap Kambey.
Dekan Fakuktas Ekonomi dan Bisnis serta Plt WR II Unima ini kemudian menyebut, kedepan dirinya tinggal menunggu proses Surat Keputusan (SK) dari Kemendiktisaintek dan jadwal pelantikan.
"Tinggal menunggu SK dan jadwal Pelantikan dari kementerian. Itu semua kita akan kawal bersama nanti. Dengan tetap menghormati proses yang berjalan. Semua tentu atas izin dan penuntunan Tuhan," sebutnya.
Sebelumnya, Ketua Senat Unima Prof Dr Herry Sumual MSi saat diwawancarai usai Rapat Senat mengatakan besok pagi, usulan 3 nama calon rektor terpilih akan diantar ke Kementerian.
"Diupayakan, sebelum kantor ditutup berkas ketiga calon rektor terpilih sudah berada di Kementerian. Kami akan melaporkan hasil pemilihan hari ini. Harapan kami akan segera ada hasil dan segera ada pelantikan Rektor Unima yang baru," tandas Prof Herry.
Diketahui, nama Dr Joseph Kambey sejak terus menjadi pilihan teratas. Dirinya memang diyakini sejumlah pihak, bahwa mampu membawa perubahan yang besar untuk kemajuan Unima apalagi di era globalisiasi. Melihat hasil pemilihan hari ini, seharusnya Kemendiktisaintek bisa secepatnya menerbitkan SK Rektor dan melakukan pelantikan.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan