MANADOPOST.ID-"ADA PERTEMUAN DI UDARA PERTEMUAN YANG MANIS
SAYA RINDU BERTEMU DISANA
JAUH DI UDARA
NYANYIAN YANG TERDENGAN YANG B'LUM PERNAH DIDENGAR
ADALAH KEGIRANGAN
DAN ANAK ALLAH YANG PIMPIN KITA PERTEMUAN DI UDARA."
Nyanyian rohani umat Nasrani itu, dinyanyikan artis cantik yang juga pasangan konglomerat Nia Ramadhani dan suami tercinta Ardi Bakrie pada ibadah pemakaman almarhumah Hanna Louise Poluan.
Almarhumah Hanna Louise Poluan yang akrab disapa Oma Meis, merupakan nenek dari Nia Ramadhani.
Lagu rohani Ada Pertemuan di Udara itu ternyata diminta oleh nenek Nia untuk dinyanyikan cucu tercinta Nia Ramadhani dan suami Ardi Bakrie.
Meski memiliki keyakinan yang berbeda dengan sang nenek, Nia Ramadhani tetap menghormati semua permintaannya.
Nia dan Ardi bahkan bersedia menghapalkan lagu rohani Ada Pertemuan di Udara yang akan dinyanyikan saat prosesi pemakaman.
"Kita juga walaupun beragama beda tapi saya tidak keberatan dengan apa yang oma minta. Kita disuruh hapalin lagu buat besok dinyanyiin," ujarnya.
Keluarga artis yang juga konglomerat ini lagi dirundung duka. Sang nenek berpulang pada Jumat (24/1/2025) di usia 87 tahun. Menariknya, sebelum meninggal, beliau telah mempersiapkan sendiri segala keperluan untuk pemakamannya.
Saat ditemui di Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat, Sabtu (25/1/2025), Nia Ramadhani menceritakan bagaimana sang nenek sudah menyiapkan kain berwarna ungu untuk dipakai nenek Nia menuju ke rumah Bapa di sorga baka.
"Nanti kalau dia meninggal, dia sudah beli bahan dan kita jahit. Kita yang bikin, nangis, tapi dia mah enggak," ungkap Nia.
Tak hanya dibuatkan baju berwarna ungu, nenek Nia Ramadhani yang beragama Kristen juga telah memilih sendiri model peti matinya. Peti matinya ada gambar perjamuan kudus terakhir Yesus Kristus bersama 12 muridnya sebelum Yesus disalibkan.
Nenek Nia juga pesan rumah duka untuk disemayamkan, hingga lokasi pemakamannya.
"Petinya mau yang ini, ya sudah dibeli juga, rumah dukanya mau yang ini, kuburannya mau di mana," jelas Nia.
Bahkan, detail prosesi pemakaman pun sudah diatur oleh sang nenek. Termasuk siapa yang memegang foto hingga barisan pengantar jenazah, nenek minta anak tertua Nia bernama Mikhayla yang pegang foto di barisan depan.
"Besok (hari ini) jalan ke kuburan ada barisannya ya, ada yang pegang fotonya siapa, cucu-cucu cicit-cicitnya sudah diatur," tambah istri Ardi Bakrie tersebut.
Meski memiliki keyakinan yang berbeda dengan sang nenek, Nia Ramadhani tetap menghormati semua permintaan nenek Nia yang berdarah Manado-Belanda.
Jenazah mendiang nenek Nia Ramadhani dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/1/2025). (*)