MANADOPOST.ID--Pelaksanaan program pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tomohon masih tunggu instruksi Pemerintah Pusat.
Belum ada satupun sekolah, mulai dari PAUD hingga SMP bahkan ibu hamil-menyusui ditopang lewat program strategis ala Presiden Prabowo Subianto ini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Daerah Kota Tomohon Dolvin Karwur menyebut, instruksi teknis terkait pelaksanaan MBG belum diterima pihaknya hingga saat ini.
"Belum ada Juknis ataupun Juklak. Pemerintah kota, lebih khusus Dikbud Tomohon masih menunggu arahan pemerintah pusat," ungkap Karwur, ketika dikonfirmasi Manado Post, Senin (27/1/2025).
Sembari menambahkan, selain Dikbud Daerah Kota Tomohon, ada juga Dinas Pertanian dan Peternakan, Disperindag dan Dinas Pangan yang ditetapkan sebagai penanggung jawab program MBG.
Terpisah, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi MAP bilang, untuk menyukseskan program MBG Pemkot telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3 Miliar.
"Ada dana sharing yang telah ditata dalam APBD. Totalnya kurang lebih Rp 3 Miliar," beber Mogi.
“Pada prinsipnya Pemkot Tomohon, pada bulan Januari ini telah siap dari sisi anggaran. Anggarannya ini diwajibkan oleh Kemendagri, pos nya di Belanja Tidak Terduga atau BTT. Teknisnya belum tahu seperti apa, nanti itu (Prosedur MBG, red) ada petunjuk dari Badan Gizi Nasional,"tukas Mogi. (yol)
Editor : Julius Laatung