Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sudah 9 Gerai Transmart di Indonesia yang Tutup, Konglomerat Chairul Tanjung Tidak Akan Bangkrut?

Tommy Waworundeng • Rabu, 29 Januari 2025 | 14:54 WIB

 

Chairul Tanjung saat resmikan Tranart Kawanua di Manado
Chairul Tanjung saat resmikan Tranart Kawanua di Manado

MANADOPOST.ID– Sudah sembilan gerai Transmart di berbagai daerah di Indonesia resmi tutup.  Terakhir Transmart Kawanua di Paniki Manado Sulawesi Utara yang telah diumumkan akan berhenti beroperasi mulai 31 Januari 2025.

Penutupan 9 gerai transmart di seluruh Indonesia ini memunculkan spekulasi terkait kondisi bisnis konglomerat Indonesia, Chairul Tanjung.

Penutupan ini meliputi tujuh gerai di Jakarta dan Batam, serta dua gerai di Manado.

Gerai yang ditutup di Jakarta antara lain berada di Mangga Dua Square, Kuningan, Permata Hijau, Cempaka Mas, Ambasador, dan Tamini Square. Sementara di Batam, gerai yang tutup berada di Kepri Mall. Di luar Jakarta dan Batam, dua gerai yang berhenti beroperasi berada di Manado, tepatnya di Bahu dan Paniki.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak Transmart mengenai alasan penutupan 9 gerai ini. Namun, langkah ini memicu pertanyaan mengenai kondisi keuangan CT Corp, perusahaan milik konglomerat pribumi Chairul Tanjung yang menaungi jaringan ritel Transmart.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri ritel di Indonesia memang menghadapi tantangan besar, termasuk penurunan daya beli masyarakat,  perilaku belanja konsumen yang beralih ke e-commerce, dan dampak dari pandemi.

Sejumlah ritel besar lainnya juga mengalami tekanan serupa, dengan banyak gerai yang harus tutup atau melakukan efisiensi.

Meski demikian, Chairul Tanjung sendiri masih memiliki berbagai lini bisnis yang kuat di sektor perbankan, media, dan hiburan.

Oleh karena itu, spekulasi mengenai kebangkrutan masih perlu dikaji lebih lanjut, mengingat strategi bisnis bisa saja berubah mengikuti perkembangan pasar. (*)

Editor : Tommy Waworundeng
#chairul tanjung #bangkrut #tutup #gerai #konglomerat #transmart