MANADOPOST.ID – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Sulut dan Dinas Pendidikan Daerah Sulut kembali menyoroti krisis infrastruktur pendidikan di Minahasa Selatan (Minsel).
Dalam forum ini, Koordinator Komisi IV DPRD Sulut Stella Runtuwene, dengan tegas memperjuangkan kondisi sekolah di daerah pemilihannya, khususnya SMK 1 dan SMA 1 Amurang, yang dinilai dalam kondisi memprihatinkan.
Stella mengungkapkan bahwa saat dirinya melakukan reses ke Minsel, ia menemukan kondisi bangunan SMK 1 Amurang sudah mengalami kerusakan parah. Ia menekankan bahwa bangunan yang tidak layak ini berpotensi membahayakan keselamatan siswa.
"Ketika saya turun langsung ke lapangan, kondisi SMK 1 Amurang sangat mengkhawatirkan. Beberapa ruangannya sudah rusak berat dan berisiko mengancam keselamatan siswa. Pemerintah tidak boleh menutup mata. Apa pun yang harus dibantu, Dinas Pendidikan wajib turun tangan,” tegas Stella dalam RDP.
Menanggapi desakan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Sulut Femmy Suluh, menjelaskan bahwa untuk tahun 2025, pihaknya masih menunggu data sekolah yang akan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dari Pemerintah Pusat.
"DAK Fisik ini langsung turun dari pusat melalui balai-balai, bukan dari provinsi. Kami masih menunggu daftar resmi sekolah yang akan mendapat bantuan rehab tahun depan," kata Femmy.
Ia juga mengungkapkan bahwa dari sekolah yang diperjuangkan Stella, baru SMA 1 Amurang yang dipastikan telah menerima anggaran perbaikan. Sementara itu, SMK 1 Amurang belum masuk dalam daftar penerima bantuan, karena beberapa kendala teknis, salah satunya terkait kelengkapan data di sistem Dapodik.
Dinas Pendidikan mengakui bahwa beberapa sekolah di Sulut gagal mendapatkan DAK Fisik karena data mereka di sistem Dapodik tidak lengkap. Femmy menegaskan bahwa penginputan data ini menjadi faktor penentu bagi sekolah untuk mendapatkan anggaran perbaikan.
"Banyak sekolah yang tidak mendapatkan bantuan karena data mereka di Dapodik tidak lengkap. Kami sedang mendampingi sekolah agar menginput data dengan benar. Bahkan, kami mewajibkan admin yang menginput untuk menandatangani pakta integritas," kuncinya. (ewa)
Editor : Baladewa Setlight