Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Meluruskan Peran Sumitro Djojohadikusumo, Ayah Presiden Prabowo Subianto dalam Perjuangan Semesta (Permesta)

Tommy Waworundeng • Sabtu, 1 Maret 2025 | 18:51 WIB

Philip Pantouw saat ditemui Manado Post
Philip Pantouw saat ditemui Manado Post

MANADOPOST.ID – Minggu 2 Maret 2025, genap 68 tahun Perjuangan Semesta (Permesta).

Philip Pantouw meluruskan  fakta menarik mengenai peran Sumitro Djojohadikusumo, ayah Presiden Prabowo Subianto, dalam gerakan Perjuangan Semesta.

Philip Pantouw sendiri merupakan adik kandung Nun Pantouw, salah satu petinggi Permesta.

Menurut Pantouw,   perlu diluruskan ayahanda Presiden Prabowo yakni Sumitro Djojohadikusumo dalam Permesta.

"Pak Almarhum Sumitro tidak mempunyai keterkaitan langsung dengan Permesta. Sebab keterkaitan Sumitro pada saat terjadinya pergolakan Permesta, hanya  kebetulan sebagai pemegang kas koperasi Kopra, dan ini akan diluruskan keterkaitannya," kata Philip, Politisi dan Pengusaha senior ini.

"Ini yang kami akan luruskan oleh Para Pelaku Permesta yang akan hadir dalam Temu Kangen, yang sebagian besar adalah saksi sejarah dan tahu persis seluk beluk Permesta," tambah Om Ile, panggilan akrab Philip Pantouw.

Karena itu Philip Pantouw menginisiasi Temu Kangen para pelaku dan pejuang Permesta di Hotel Fourpoints by Sheraton Manado, Minggu (2/3) esok. 

2 Maret 2025 bertepatan  Hari Ulang Tahun (HUT) Ke – 68  Organisasi Kemasyarakatan Perjuangan Rakyat Semesta (Permesta).

"Kami mengundang para pelaku Permesta yang masih hidup. Karena pejuang pejuang Permesta banyak yang masih hidup. Mereka sudah berusia sekitar 89  tahun sampai 90-an tahun," kata Om Ile.

"Tadinya ada usulan untuk melakukan ziarah ke makham para pejuang Permesta. Tapi menurut saya, kenapa tidak kita lihat perhatikan para pejuang Permesta yang masih hidup," tambah Om Ile, sapaan akrabnya.

Dan Philip Pantouw mendata, ada puluhan bahkan bisa mencapai 100 pejuang Permesta yang masih hidup di Sulawesi Utara. Usia mereka sekitar 90 tahun. Kalau ada usia di bawah 80 tahun dan mengaku pelaku, itu dipertanyakan. Mungkin mereka masih anak anak.

"pelaku permesta yang masih ada,  kasian mereka sudah sangat tua dan butuh bantuan. Minimal dibantu untuk resep obat mereka. Karena itu akan kami bantu," ungkap Om Ile.

Menurut Ketua Panitia Temu Kangen Pelaku Permesta Phill M Sulu, temu kangen para pejuang Permesta ini akan dilaksanakan mulai pukul 10.30 sampai selesai. "Diawali dengan ibadah yang akan dipimpin Pdt Dr RAD Siwu," ujar Sulu, Ketua Panitia yang juga pejuang Permesta yang kini sudah berusia 89 tahun.

Ditambahkan Sekretaris Panitia Alexandra Pantouw-Kambey, selesai ibadah, makan bersama dan diakhiri diskusi para pejuang Permesta. (*)

Editor : Tommy Waworundeng
#meluruskan #peran #permesta #Sumitro Djojohadikusumo #Presiden Prabowo #Ayah