MANADOPOST.ID— Kabar baik datang bagi para petani nilam di Sulawesi Utara. Harga nilam per kilogram kini mengalami kenaikan, berkisar antara Rp900.000 hingga Rp1.200.000. Kenaikan ini membawa angin segar bagi petani yang sebelumnya menghadapi harga yang ‘terjun bebas’.
Dengan naiknya harga nilam, para petani kembali bersemangat untuk meningkatkan produksi. Salah satu petani di Minahasa, Alfi, mengungkapkan bahwa harga yang merangkak naik ini memberikan harapan baru bagi kesejahteraan mereka.
“Kami berharap harga terus naik. Kalau harga bagus, kami lebih semangat untuk merawat tanaman dan meningkatkan kualitas panen,” ujarnya.
Nilam dikenal sebagai bahan baku utama dalam pembuatan minyak atsiri yang digunakan dalam industri parfum, kosmetik, dan aromaterapi. Permintaan global yang terus meningkat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi harga komoditas ini.
Para petani berharap pemerintah dan pihak terkait dapat terus mendukung industri nilam dengan kebijakan yang berpihak pada petani, termasuk akses pasar yang lebih luas dan pendampingan dalam meningkatkan kualitas produksi.(***)
Editor : Tanya Rompas