Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Anak Buah Presiden Prabowo Subianto, Habiburokhman Ultimatum, Tidak Boleh Aparat Penegak Hukum Masuk ke Tambang Apalagi Ilega

Tommy Waworundeng • Kamis, 13 Maret 2025 | 07:16 WIB

Anak Buah Presiden Prabowo Subianto, Habiburokhman Ultimatum, Tidak Boleh Aparat Penegak Hukum Masuk ke  Tambang Apalagi Ilega
Anak Buah Presiden Prabowo Subianto, Habiburokhman Ultimatum, Tidak Boleh Aparat Penegak Hukum Masuk ke Tambang Apalagi Ilega

MAMADOPOST.ID-Anak buah  Prabowo Subianto di DPP Partai Gerindra, Habiburokhman, ultimatum tidak boleh aparat penegak hukum masuk ke  perusahaan tambang emas, apalagi pertambangan  ilegal.

Hal itu dikatakan Habiburokhman saat memimpin rapat dengan pendapat Komisi 3 DPR-RI dengar perwakilan masyarakat yang menolak tambang karena merusak lingkungan.

Habiburokhman sendiri merupakan Ketua Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) membidangi Hukum, HAM, dan Keamanan.

Di Partai Gerindra, Habiburokhman merupakan Wakil Ketua Bidang Advokasi & Hukum DPP Partai Gerindra.

Habiburokhman meminta  aparat penegak hukum di Sulawesi Utara, tidak boleh melindingi tambang. Apalagi tambang emas ilegal.
"Aparat penegak hukum masuk ke dalam perusahaan tambang yang legal saja tidak boleh. Apalagi yang ilegal," tegas Habiburokhman  usai mendengarkan laporan keluhan dari  Ketua Save Sangihe Island Jul Takaliuang.

"Kami gerakan semua masyarakat Sangihe berjuang  untuk membebaskan Sangihe dari kehancuran," kata Jul didampingi masyarakat Sangihe diaspora dan para pejuang lingkungan Jaringan Advokasi Tambang (JATAM), Kontras, dan
organisasi lingkungan global yang berjuang untuk melindungi bumi, manusia, dan keanekaragaman hayati  (Greenpeace).

Ketua Komisi 3 DPR-RI Habiburokhman  menyampaikan pernyataannya  itu kepada aparat penegak hukum dari Sulawesi Utara yang mengikuti rapat dengar pendapat lewat zoom.

Hadir antara lain Wakapolda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi dan pejabat Polda Sulut lainnya.

Polda Sulut sendiri sudah menarik semua personilnya di semua lokasii pertambangan ilegal di Sulut. Penarikan itu dilakukan untuk selama lamanya. Dan tidak akan pernah kembali. (*)

Editor : Tommy Waworundeng
#Tambang Ilegal #habiburokhman #Tidak boleh #Presiden Prabowo Subianto #Ultimatum #aparat penegak hukum