Sidak dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulut Kombes Pol Fx Winardi Prabowo, yang didampingi Kasubdit Indaksi Kompol Rio Gumara serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Manado Hendrik Waroka.
Dalam sidak ini, tim memeriksa ketersediaan minyak goreng sekaligus memastikan bahwa produk yang dijual para pedagang telah memenuhi standar kemasan yang berlaku.
“Tadi kita bersama-sama mengecek secara langsung ketersediaan minyak dan mengukur takarannya, semuanya sesuai,” ujar Kombes Pol Fx Winardi Prabowo.
Meski demikian, tim menemukan adanya pedagang yang menjual kebutuhan pokok dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Tadi kita lihat harga yang dijual lebih tinggi dari HET, tapi setelah kita tanya, pedagang ini adalah penjual ketiga dan keempat, sehingga ada kenaikan harga dari penjual pertama. Jadi, pasti di situ ada margin,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Fx Winardi Prabowo menyoroti kondisi harga beras di pasar. Ia memastikan harga beras premium masih dalam batas wajar meski mengalami sedikit kenaikan. “Kenaikannya masih terkontrol. Beras premium masih berada di kisaran harga Rp14.000 per kilogram,” katanya.
Selain beras dan minyak goreng, tim juga melakukan pengecekan terhadap harga ayam dan kebutuhan pokok lainnya. Secara umum, stok di pasar masih terpantau mencukupi dan harga relatif stabil. Namun, tim mencatat adanya lonjakan signifikan pada harga cabai rawit yang mencapai Rp90.000 per kilogram.
“Kenaikan harga cabai rawit ini dipengaruhi faktor cuaca. Produksi dari Gorontalo mengalami kendala akibat hujan, sehingga panen terhambat,” ungkap Kombes Pol Fx Winardi Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengimbau masyarakat, produsen, dan pedagang untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, produsen, dan pedagang untuk menjaga ketersediaan bahan pokok agar bisa dikendalikan. Jangan sampai harga naik drastis dan menyebabkan kelangkaan, yang akhirnya menyulitkan masyarakat,” tegasnya.
Untuk memastikan kestabilan pasar, sidak serupa akan terus digelar setiap hari hingga ke tingkat Polres. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi permainan harga oleh oknum pedagang yang dapat merugikan masyarakat.
“Kegiatan ini akan kami laksanakan setiap hari hingga ke tingkat Polres untuk mengontrol ketersediaan bahan pokok agar tetap stabil,” pungkas Kombes Pol Fx Winardi Prabowo.(gnr)
Editor : Grand Regar