MANADOPOST.ID- Pendakian gunung Soputan kini jadi primadona. Salah satu gunung berapi di Sulawesi Utara ini, juga menawarkan keseruan untuk dijelajahi. Kini ada beberapa titik jalur pendakian yang bisa dipilih. Salah satunya melalui Desa Pinabetengan, kecamatan Tompaso, Minahasa.
Dari jalur ini, para pendaki bisa mengakses jalur lewat jalan perkebunan desa. Kendaraan pun bisa diparkir di depan salah satu objek vital nasional ESDM.
Dari sini, perjalanan mendaki menanti. Namun bentangan ladang pertanian masyarakat bakal menemani perjalanan ini. Terlebih jalur yang menanjak namun tidak terlalu curam, membuat perjalanan bakal sangat dinikmati.
Sekira berjalan satu jam dengan kecepatan normal, bakal tiba di pos 1. Warung om No langsung menyambut para pendaki. Disini bisa sejenak beristirahat melepaskan letih, sambil memulihkan tenaga.
Bahkan di warung legendaris para pendaki yang sudah ada sejak puluhan tahun silam, disediakan berbagai perbekalan untuk memenuhi kebutuhan logistik. Sembari mencatat nama dan asal para pendaki, sekaligus dibekali kantong untuk membawa turun sampah para rombongan.
Perjalanan selanjutnya memiliki tingkat kesulitan lain. Sebab dari pos 1, medan perjalanan tergolong landai. Pinus dan alang-alang lebat jadi pemandangan kali ini. Tapi para pendaki harus melewati jalur air.
Sepanjang setengah perjalanan, harus melalui jalur dengan arus air yang tak deras. Aroma belerang tercium kuat. Namun sepadan untuk dinikmati. Pasalnya menyajikan sensasi pendakian yang berbeda. Pendaki pun bisa mengambil opsi, untuk mengganti sepatu dengan sendal gunung.
2 jam perjalanan terbayar. Basecamp yang biasa disebut pinus 2 jadi tempat beristirahat sempurna. Hutan pohon pinus yang berdiri kokoh, menjulang tinggi, dengan suasana kesunyian dan kesejukan alam, bakal mengisi kembali stamina serta menghilangkan kepenatan.
Masyarakat Sulut harus merasakan langsung luar biasanya alam indah yang ditawarkan lewat mendaki di jalur pendakian gunung Sopuran.
Namun tak sampai disitu. Setelah beristirahat semalaman, pendakian dapat dilanjutkan menuju ke pemandangan yang memperlihatkan kemegahan gunung ini.
Butuh waktu sekira 1 jam dari basecamp pinus 1. Perjalanan mendaki kembali harus ditaklukan hingga hamparan tanaman krenten. Sebab disini banyak sekali buah krenten yang bisa langsung dipeyik dan dinikmati.
Ditempatkan ini, pemandangan kawah lama terlihat begitu menakjubkan. Dari atas, para pendaki biasanya mengabadikan spot foto ini. Tak berselang lama, pemandangan gunung Soputan terlihat. Begitu besar dan megah. Membuat takjub mata.
Dari lokasi pemandangan ini, para pendaki juga bisa melanjutkan untuk mendaki gunung api ini. Namun memerlukan fisik yang prima dan perbekalan yang baik. Sebab perjalanan masih cukup menantang untuk melakukan pendakian hingga ke puncak gunung Soputan.(rez)
Editor : Reza Abdilah