Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

MBG Manado Tercoreng Ayam Busuk, Padahal Prioritas Presiden Prabowo: Program Bagus tapi Pengawasan Buruk

Grand Regar • Jumat, 16 Mei 2025 | 07:57 WIB

 

Prabowo Subianto membawakan pidato perdana sebagai Presiden RI, Minggu (20/10)
Prabowo Subianto membawakan pidato perdana sebagai Presiden RI, Minggu (20/10)
MANADOPOST.ID-Program andalan Presiden Prabowo Subianto, Makanan Bergizi Gratis (MBG), tercoreng.

Daging ayam busuk ditemukan di dapur penyedia makanan untuk siswa SDN Pandu, Manado, dan kejadian ini langsung viral di media sosial.

Foto dan video memperlihatkan kondisi daging tak layak konsumsi yang nyaris dibagikan ke sekitar 300 siswa pada Rabu (14/05) kemarin. Padahal, ini merupakan program andalan Presiden RI Prabowo Subianto.

Kejadian ini memicu perhatian publik, termasuk Anggota DPRD Manado Vanda Pinontoan. Politisi dari daerah pemilihan Tuminting-Bunaken-Kepulauan itu mengaku sangat prihatin.

Programnya baik, tapi pelaksanaan di lapangan buruk. Dan ini berdampak pada kesehatan,” kata Vanda kepada Manado Post, Kamis (15/5).

Ia meminta pemerintah, dalam hal ini Badan Gizi, melakukan pengawasan ketat terhadap semua yayasan yang melaksanakan program tersebut. “Agar ke depan tidak ada lagi situasi seperti ini,” tandasnya.

Diketahui, kejadian ini terjadi pada Rabu (14/5). Saat itu, sekitar 300 siswa dijadwalkan menerima MBG, namun pembagiannya batal dilakukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado, Steven Tumiwa, menjelaskan bahwa MBG Mapanget berada pada posisi Dikbud sebagai penerima manfaat, dan pembagian MBG dilakukan oleh SPPG Mapanget.

“Kami hanya meminta kepsek dan guru untuk selalu sigap memeriksa makanan yang dibagikan SPPG. Dan kami meminta jika ada sesuatu yang janggal untuk segera dikomunikasikan dengan SPPG sebagai perpanjangan tangan BGN,” pungkasnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Utara, Louis Carl Schramm, turut geram atas temuan daging ayam busuk yang disiapkan di dapur Bengkol untuk program MBG.

Dapur ini dikelola Yayasan Cahaya Langowan dan diperuntukkan bagi distribusi makanan kepada anak-anak sekolah, khususnya di wilayah Pandu, Mapanget.

Menurut politikus Partai Gerindra itu, kejadian ini mencoreng semangat awal dari program MBG yang merupakan prioritas Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Ia menekankan perlunya tindakan tegas terhadap pengelola dapur yang lalai dan menyerukan keterlibatan Badan Gizi Nasional.

“Ini harus jadi perhatian serius. Dapur di Bengkol harus ada tindakan tegas. Ini tidak boleh main-main. Kami yakin, Badan Gizi Nasional akan turun langsung,” tegasnya.

Ia menambahkan, insiden ini akan dibahas di tingkat legislatif, dengan kemungkinan pemanggilan pihak Yayasan Cahaya Langowan untuk dimintai keterangan resmi. Louis menyampaikan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG harus ditingkatkan, terutama terkait kualitas bahan makanan.

“Nanti pihak DPRD akan panggil. Ingat, MBG adalah program presiden Prabowo. Harus ada perhatian serius. Di setiap dapur harus ada ahli gizi, harus ada manajer dapur untuk memantau langsung,” tambahnya.

Insiden ini mencuat setelah unggahan mengenai daging ayam busuk yang akan dibagikan kepada anak-anak di wilayah Pandu menjadi viral di media sosial.

Publik mengecam keras kejadian tersebut dan mendesak pihak berwenang bertindak cepat. Foto-foto dan video dari lokasi dapur memperlihatkan kondisi ayam yang tidak layak konsumsi.

Dinas terkait diharapkan segera melakukan inspeksi serta mengaudit prosedur penyediaan makanan di seluruh dapur MBG di Sulawesi Utara.

Kasus ini memunculkan kekhawatiran mengenai kualitas pengawasan program bantuan makanan gratis di daerah, khususnya bagi anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat utama.(tim mp/gnr)

Editor : Grand Regar
#Prabowo Subianto #Mbg #MANADO #ayam busuk #Presiden Prabowo