Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Musim Kemarau 2025 di Indonesia: Kapan Datangnya dan Seberapa Lama Bertahan?

Tina Mamangkey • Rabu, 18 Juni 2025 | 12:38 WIB

Ilustrasi, Musim kemarau
Ilustrasi, Musim kemarau

MANADOPOST.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperbarui prediksi awal musim kemarau tahun 2025.

Berdasarkan hasil pemutakhiran Mei 2025, musim kemarau diperkirakan akan datang lebih lambat dari prediksi sebelumnya di sejumlah besar wilayah, khususnya di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Kemarau Datang Lebih Lambat dari Prediksi Awal

Pemutakhiran terbaru menunjukkan pergeseran waktu awal musim kemarau hingga beberapa dasarian dari yang sebelumnya diprediksi pada Februari 2025.

Di Pulau Jawa, misalnya, awal musim kemarau yang sebelumnya diperkirakan terjadi antara dasarian III April hingga dasarian I Mei, kini bergeser ke dasarian III Mei hingga dasarian I Juni.

Pergeseran ini mencapai 3–5 dasarian, terutama di wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur.

Hal serupa terjadi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, di mana awal musim kemarau juga mundur 2–4 dasarian.

Dari yang semula diperkirakan antara dasarian II April sampai dasarian I Mei, kini berubah menjadi dasarian III Mei hingga dasarian I Juni.

Akibat pergeseran ini, musim kemarau 2025 secara umum datang lebih lambat dari biasanya (normal), terutama di wilayah-wilayah yang mengalami perubahan prediksi tersebut.

Meskipun awal musim kemarau bergeser, puncak musim kemarau 2025 secara umum tetap diperkirakan akan terjadi pada Juli hingga Agustus.

Namun, pola waktunya menunjukkan variasi di berbagai wilayah:

Sementara itu, sebagian besar wilayah lainnya diprediksi akan mengalami puncak musim kemarau yang konsisten atau sama dengan kondisi normal tahunan.

Durasi Kemarau: Lebih Pendek di Banyak Wilayah

Durasi musim kemarau tahun ini juga diperkirakan lebih singkat di beberapa wilayah, terutama di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian besar wilayah Sulawesi.

Namun, tidak semua daerah mengalami hal yang sama. Beberapa wilayah kecil di Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua justru diprediksi akan mengalami musim kemarau yang lebih panjang, yakni lebih dari 24 dasarian (sekitar 8 bulan). (*)

Editor : Tina Mamangkey
#kapan #Diprediksi #Sulawesi #Musim Kemarau 2025