Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Iran Israel Jangan Melupakan Sejarah, Yahudi Sempat Menyebut Pendiri Persia Raja Koresh Agung Sebagai Mesias

Tommy Waworundeng • Sabtu, 21 Juni 2025 | 18:10 WIB

Raja Persia Koresh Agung
Raja Persia Koresh Agung

MANADOPOST.ID- Hari ini, Sabtu 21 Juni, perang Iran Israel  (Persia-Yehuda) memasuki hari ke sembilan. Korban jiwa terus berjatuhan. 

Banyak pihak yang menghendaki terjadi perdamaian. Karena sebetulnya Iran dan Israel bersahabat. Persahabatannya terjalin sangat lamat, selama kurang lebih 2.500 tahun.

Yaitu dimulai sekitar  abad 5 Sebelum Masehi  (576 - 530 SM)  dan nanti berakhir ketika Kekaisaran Persia yang dipimpin
Mohammad Reza Pahlavi  digulingkan oleh Ayatollah Sayyid Ruhollah Musavi Khomeini dalam Revolusi Iran pada 11 Februari 1979. Tidak hanya Pahlavi yang lengser. Tapi Kekaisaran Persia yang berusia 2.500 tahun juga berakhir. Revolusi Iran merubah sitim Iran dari negara monarki ke negara Islam Republik.

Jadi sejarah peradaban dunia, Iran dan Israel berteman selama kurang lebih 2.500 tahun.

Sehingga  Iran Israel jangan melupakan sejarah.

Bahkan lebih dari itu, Bangsa Yahudi sempat menyebut Raja pertama Persia (Iran) Koresh Agung sebagai Mesias.

Israel menganggap leluhur Iran yakni Bangsa Persia, merupakan penyelamat bahkan pelindung Bangsa Yahudi yang mendiami Kerajaan Yehuda (Israel Selatan).

Pemimpin tertinggi leluhur Iran sempat disebut Mesias oleh Bangsa Yahudi Israel. Karena Raja Persia Koresh Agung merupakan orang pertama yang mendukung gerakan Zionisme.

Karena itu pada tahun 2.500, Bangsa Israel sempat menyebut Raja pertama Persia yakni Cyrus The Great (Koresh Agung), sebagai Mesias. 

Koresh Agung Raja di Raja Iran sebagai orang pertama yang membela Zionisme. Zionis merupakan istilah  dari Bangsa Yahudi yang kembali ke Bukit Sion.

Bukit Sion atau Zion itu adalah bukit yang ada di tanah Yehuda, tepatnya di Kota Yerusalem. Di atas Bukit Sion itu berdiri Kota Yerusalem. Di atas bukit Sion itu juga ada Gunung Moria, yang merupakan tempat Maha Kudus dan Maha Suci (tanah suci). Tempat Maha Kudus karena  di Bukit Moria itu Raja Daud dan anaknya Raja Salomo mendirikan Bait Suci  (Bait Allah pertama).

Raja Daud dan Salomo mendirikan Bait Suci di atas Bukit Moria karena di atas bukit itu Abraham mengurbankan domba jantan sebagai penganti anaknya Ishak. Di atas bukit itu roh kudus Allah turun ke bumi ke Abraham.

Mesias bagi orang Yahudi adalah julukan bagi penyelamat atau pelindung Bangsa Israel. Mesias dalam bahasa Yahudi artinya pelindung  atau penyelamat.

Alasan Israel mengira dan menyebut Raja Persia Koresh Agung sebagai MESIAS, karena berkat Raja Koresh, Bangsa Yahudi bisa terbebas dari tawanan Kerajaan Babilonia (Iraq sekarang).

Koresh Agung ( 576 - 530 SM) disebutkan dalam Alkitab Ibrani sebagai pelindung dan pengirim kaum Yahudi. Ia disebutkan sebanyak 23 kali menggunakan nama dan disebutkan beberapa kali secara samar.

Menurut Alkitab, Koresh Agung, raja Persia, adalah penguasa pada masa akhir pembuangan Babilonia. Pada tahun pertama masa pemerintahannya, ia diperintahkan oleh Allah untuk membangun ulang Bait Allah dan memulangkan kaum Yahudi ke tanah perjanjian.

Selain itu, ia menunjukkan minatnya dalam proyek tersebut dengan mengembalikan barang-barang suci mereka yang dirampas dari Bait Allah Pertama dan sejumlah emas dan perak untuk membeli bahan-bahan bangunan.

Cyrus the Great keluarkan perjanjian Koresh atau dekrit, setelah  menaklukkan Kerajaan Babilonia, dan membebaskan Bangsa Yehuda yang sudah 70 tahun ditawan atau dibuang di Babel.

Tak hanya itu bantuan Raja Persia bagi Bangsa Yehuda. Raja Persia bahkan ikut membantu dan memberi bekal dalam proses pemulangan Bangsa Yahudi dari Babel kembali ke Yerusalem.

Lebih dari itu juga, Raja Persia membantu dan membiayai pembangunan kembali Bait Suci Salomo yang 70 tahun sebelumnya dihancurkan oleh Raja Babel Nebukatnezar.

Raja Persia menugaskan Zerubabel dan memberi dana untuk mendirikan kembali Bait Suci Salomo. Sehingga itu disebut Bait Allah kedua.

Tidak berhenti di situ saja kebaikan Bangsa Persia kepada Bangsa pilihan Allah itu.  Raja Persia bahkan menugaskan dan memberikan biaya juga  kepada  Nehemia untuk membangun dan mendirikan kembali tembok Kota Yerusalem yang 70 tahun sebelumnya dihancurkan Bangsa Babel.

Persia berganti nama Iran pada tahun 1935. Tapi sekira abad 7 masehi, Iran sudah menjadi Islam. Jadi Iran Israel jas merah atau jangan melupakan sejarah. Karena   leluhur Iran sangat bersahabat.

Semoga persahabatan ini terjalik kembali setelah 46 tahun bermusuhan.  Apakah persahabatan terjalin di masa kekuasaan Ayatollah Ali Khamenei atau nanti di saat Iran dipimpin Putra Mahkota Iran Reza Pahlavi. (*)

Caption
Koresh Agung,  penakluk yang toleran




Editor : Tommy Waworundeng
#Koresh agung #perang #persia #bersahabat #raja #iran israel