MANADOPOST.ID- Rangkaian HUT Kemerdekaan RI ke 80 dan HUT ke 61 Provinsi tahun 2025 mulai dipersiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).
Ada beberapa hal yang ditegaskan Gubernur Yulius menyambut dua momentum penting itu. Menurutnya peringatan HUT Kemerdekaan RI harus dirayakan sesuai pedoman resmi Pemerintah Pusat, namun tidak kehilangan esensinya sebagai momentum persatuan.
"Perayaan harus tetap berakar pada semangat rakyat. Maka saya minta agar dihidupkan dengan pesta rakyat yang membumi, meriah dan inklusif," ungkapnya saat memimpin langsung rapat panitia, pekan lalu.
Sementara itu, untuk HUT ke-61 Provinsi Sulut, akan menjadi panggung besar promosi pariwisata dan budaya daerah. Dengan konsep berbeda dengan perayaan HUT RI yang bercorak nasional.
Bahkan dirinya merinci tiga program unggulan yang akan menjadi ikon perayaan tahun ini. Yaitu Free Fall atau terjun payung atraktif. Kemudian ada Sail Bunaken yakni kemaritiman dan konservasi laut. Serta Triatlon Sulut yang menyatukan sport tourism, keindahan alam dan semangat kompetisi global.
"Rangkaian kegiatan ini bukan hanya selebrasi, tapi strategi memperkenalkan Sulut ke dunia. Kita ingin masyarakat lokal bergerak, pelaku UMKM bergairah dan wisatawan datang," katanya.
Maka Plh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (DKIPS) Denny Mangala, menyambut positif arahan Gubernur Yulius. Menurutnya Gubernur telah menunjukkan bahwa peringatan hari besar bukan hanya rutinitas administratif, tapi alat strategis untuk menyalakan identitas daerah dan menggerakkan ekonomi rakyat.
"Arahan Bapak Gubernur sangat berkelas. Beliau menyatukan semangat kemerdekaan, promosi destinasi dan penguatan ekonomi daerah dalam satu kerangka kerja. Ini adalah pendekatan holistik yang menginspirasi jajaran birokrasi," katanya yang juga Juru Bicara Pemprov Sulut.(rez)
Editor : Reza Abdilah