MANADOPOST.ID- Tak ada yang bisa menebak kapan hidup berakhir.
Beberapa waktu yang lalu, Arya Daru Pangayunan masih aktif di media sosial, bahkan sempat memposting mobil Suzuki All New Ertiga 2019 miliknya untuk dijual.
Tak ada tanda-tanda aneh, tak ada pesan perpisahan. Namun siapa sangka, Selasa (8/7/2025), ia ditemukan tak bernyawa di kamar indekosnya di kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.
Arya ditemukan dalam keadaan yang mengundang tanda tanya besar. Tubuhnya terbaring kaku di atas kasur, wajahnya tertutup lakban.
Dugaan awal menyebutkan bahwa kematian Arya tidak wajar. Ada indikasi kuat bahwa ia menjadi korban pembunuhan.
Penyelidikan tengah dilakukan untuk mengungkap siapa pelaku dan apa motif di balik kematian Arya.
Arya Daru Pangayunan bukan sosok asing di lingkaran diplomasi Indonesia.
Ia dikenal sebagai sosok cerdas, rendah hati, dan selalu berdedikasi tinggi terhadap pekerjaannya.
Lulusan Hubungan Internasional dari Universitas Gadjah Mada ini telah mengabdikan dirinya di Kementerian Luar Negeri sejak 2014.
Kariernya pun tak main-main. Ia pernah ditugaskan ke berbagai penjuru dunia, menjadi ujung tombak Indonesia di luar negeri.
Dari Yangon sebagai staf kedutaan, lalu dipercaya menangani urusan politik di Dili, hingga menduduki posisi second secretary di Buenos Aires, Argentina.
Jabatan terakhirnya adalah diplomat ahli muda di Direktorat Perlindungan Ini sebuah posisi krusial dalam melindungi warga negara Indonesia di luar negeri.
Editor : Ayurahmi Rais