MANADOPOST.ID- Kondisi alam Sulawesi Utara sangat indah. Salah satu yang jadi primadona kini adalah jalur pendakian du beberapa gunung yang ada di bumi nyiur melambai. Namun pesona yang memukau yang ditawarkan, sebanding dengan kondisi jalur pendakiannya.
Maka diperlukan kondisi fisik dan mental yang prima untuk menjelajahi berbagai keindahan gunung yang ditawarkan alam Sulut. Agar jangan sampai terjadi hal yang tak diinginkan.
Seperti yang menimpa Deniks Berty Antou, 22 Tahun. Pria asal Kelurahan Bailang, Kota Manado ini, harus dievakuasi untuk turun dari gunung Klabat, Minahasa Utara.
Pasalnya dirinya mengalami cedera pada pergelangan kaki kiri dan kanan di pos 5 Gunung Klabat, saat melakukan pendakian, Senin (7/7). Proses evakuasi dan operasi SAR dilaksanakan langsung Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Manado (Basarnas Sulut).
Diketahui kejadian bermula saat lima orang, termasuk korban, melakukan pendakian pada hari Senin lalu, sekira pukul 18.00 Wita Saat berada di Pos 5, tepatnya pada pukul 14.00, korban mengalami cedera tersebut. Beruntung rombongan ini bertemu salah satu anggota RAPI yang langsung melaporkan kejadian ini ke kantor Basarnas.
Maka operasi SAR pun dilaksanakan pada Rabu (9/7) sekira pukul 16.00. Diberangkatkan Tim Rescue menuju lokasi korban. Pukul 20.30, tim SAR gabungan yang didalamnya ada unsur kepolisian, RAPI dan masyarakat, berhasil menemukan korban yang sedang diturunkan secara mandiri, dibantu oleh rekan-rekannya hingga Pos 2.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan penanganan medis awal di lokasi, korban selanjutnya dievakuasi menuruni gunung oleh Tim SAR gabungan. Pada pukul 00.40 WITA, korban berhasil dibawa turun dan dievakuasi ke Kantor Basarnas Sulut untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Dan dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, proses evakuasi resmi ditutup.
Seperti disampaikan Dantim Andre Kembi. Menurutnya ketika mendapat laporan, Rabu (9/7), tim langsung diturunkan ke lokasi. "Pada tanggal 10 Juli 2025, korban berhasil di evakuasi tim SAR gabungan. Dari pos 2 sampai pos SPAMU. Selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga," katanya menambahkan tim SAR gabungan dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.(rez)
Editor : Reza Abdilah