Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pengalaman Tak Terlupakan di Summer Camp in China 2025, Momen Siswa Lokon Pererat Persahabatan dan Wawasan Budaya Internasional

Julius Laatung • Jumat, 11 Juli 2025 | 20:36 WIB
Suasana Summer Camp in China 2025, peserta mengikuti berbagai kegiatan salah satunya mengunjungi Nanchang University, serta melihat dari dekat kesenian dan kebudayaan khas Tiongkok. Dok istimewa
Suasana Summer Camp in China 2025, peserta mengikuti berbagai kegiatan salah satunya mengunjungi Nanchang University, serta melihat dari dekat kesenian dan kebudayaan khas Tiongkok. Dok istimewa

MANADOPOST.ID--Kurang lebih dua pekan para siswa-siswi dari Sekolah Lokon St Nikolaus, menjajal Summer Camp in China 2025. 

Berbeda dengan Summer Camp sebelumnya, kali ini rombongan Sekolah Lokon St Nikolaus dan Lokon Chinese Teaching Site bergabung dengan siswa dan mahasiswa di bawah Confucius Institute Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Udayana Bali serta Confucius Institute Spanyol.

Direktur Lokon Chinese Teaching Site Jimmy Pontoan (kanan) bersama perwakilan dari Nanchang University.
Direktur Lokon Chinese Teaching Site Jimmy Pontoan (kanan) bersama perwakilan dari Nanchang University.

Dijelaskan Direktur Pengembangan dan Kerja Sama Yayasan Pendidikan Lokon (YPL) Jimmy Pontoan keikutsertaan dalam program Summer Camp in China 2025 merupakan hasil kolaborasi Confucius Institute Beijing, China, Nanchang University Provinsi Jiangxi dan Universitas Hasanuddin Makassar plus Lokon Chinese Teaching Site. 

"Sekolah Lokon St. Nikolaus ikut serta dalam Summer Camp in China di Nanchang University 2025 mulai dari tanggal 28 Juni-11 Juli 2025. Beda dengan gelaran Summer Camp sebelumnya kali ini rombongan kita bergabung dengan Universitas Hasanuddin dan Confucius Institute Universitas Udayana dan mahasiswa/siswa di bawah Confucius Institute Spanyol," ungkap Jimmy Pontoan.

"Ada juga kelompok siswa dan mahasiswa Rusia turut meramaikan Summer Camp. Khusus untuk rombongan Lokon terdiri dari 7 siswa didampingi oleh Guru Alfarani Sampul, S.Pd. Nah, untuk Tim Makassar dan Tim Manado ini dipercayakan oleh Direktur China, Prof. Wu Xiao Ling untuk dipimpin oleh Jimmy Pontoan yang juga sebagai Direktur Lokon Chinese Teaching Site," beber Jimmy lagi.

Beragam kegiatan menarik, edukatif plus pertukaran budaya antar peserta selama berada di China menambah keseruan di Summer Camp in China 2025. 

Cheryl dan Claire peserta dari Confucius Institute Makassar mengaku senang dan gembira kala mengikuti Summer Camp. Lebih lagi keduanya bisa bertemu kembali dengan para peserta didik dan guru dari Sekolah Lokon St Nikolaus. 

Peserta Summer Camp in China 2025 Cheryl dan Claire mengaku senang dan gembira mengikuti kegiatan, terlebih bisa kembali bertemu dengan rombongan siswa dari Sekolah Lokon St Nikolaus. Dok istimewa
Peserta Summer Camp in China 2025 Cheryl dan Claire mengaku senang dan gembira mengikuti kegiatan, terlebih bisa kembali bertemu dengan rombongan siswa dari Sekolah Lokon St Nikolaus. Dok istimewa

"Luar biasa seru, apalagi kita bisa bertemu lagi dengan teman-teman dari Lokon, ada Pak Jimmy dan Bu Rinny. Selama di China banyak pengalaman unik dan menarik, kita mengunjungi banyak tempat wisata, kuliner dan budaya. Apalagi kita sama-sama dari Sulawesi, pastinya mantap banget," ucap Cheryl dan Claire. 

Betapa tidak, selain mengenyam ilmu dan pengetahuan baru di Nanchang University, peserta Summer Camp juga mengunjungi berbagai tempat khas negeri tirai bambu sebut saja

Tianmen Square, Forbidden City, Temple of Heaven, Summer Palace, The Great Wall China, Beijing Zoo yg terkenal dengan Panda China dan tempat-tempat legendaris di Beijing di masa lalu dan masa kini.

"Peserta juga saat di Nanchang University mengikuti kelas Mandarin, kerajinan porselen, mengenal budaya dan tradisi minum tea serta sejarahnya, latihan Taiji dan Wushu, Chinese painting dan handicraft. 

Juga mengunjungi obyek belajar, budaya dan turisme Kota Nanchang seperti Museum Provinsi Jiangxi, Museum Iptek China, Tengwang Paviliun yang sangat indah, pancuran air mancur di malam hari yang begitu indah, warna-warni yang menarik dan besar yang dikerubuti jutaan masyarakat dan para turis dari mana-mana," terang Jimmy Pontoan yang juga Direktur Lokon Chinese Teaching Site.

Atas beragam pengalaman dan pengetahuan tersebut, Jimmy Pontoan mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada Nanchang University. Serta seluruh pihak yang terlibat dan ambil bagian, sehingga seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan sukses.

"Jadi suatu kehormatan besar bagi saya, mewakili pimpinan, pendiri, para guru, dan seluruh siswa Sekolah Lokon St. Nikolaus Indonesia. Dapat berada di sini dan menyampaikan rasa bahagia kami kala berada di Nanchang University. Sejak tahun 2017, siswa-siswa kami telah mengikuti program Summer Camp di sini. Namun, Summer Camp 2025 kali ini menjadi momen yang sangat spesial dan berbeda bagi kami, karena tak hanya datang sebagai satu kelompok dari sekolah kami, tetapi juga bergabung bersama para mahasiswa dari Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Udayana Bali, serta pelajar dari Spanyol dan beberapa negara lainnya," ucap Jimmy Pontoan dalam sambutannya.

Photo
Photo

Dirinya melanjutkan, pihaknya sangat bersyukur karena sejak tahun 2016, Confucius Institute Universitas Hasanuddin, Universitas Nanchang, dan Center for Language Education and Cooperation telah memberikan kepercayaan kepada Sekolah Lokon St Nikolaus sebagai satu-satunya pusat pengajaran bahasa Mandarin di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.

"Sejak saat itu hingga sekarang, para siswa, guru, dan pimpinan kami terus mendapat kesempatan belajar dan berkunjung ke Tiongkok, khususnya ke Universitas Nanchang, melalui program Summer Camp yang luar biasa," katanya.

Pencapaian luar biasa ini pun tak lepas dari kolaborasi yang baik antara Confucius Institute Universitas Hasanuddin, Universitas Nanchang, dan Center for Language Education and Cooperation.

"Karena setiap tahun sekolah kami menerima guru-guru Mandarin berpengalaman yang memberikan pengajaran untuk lebih dari 600 siswa SMP dan SMA kami. Kehadiran dan dedikasi mereka membantu sekolah mempromosikan bahasa dan budaya Tiongkok, sekaligus mempererat persahabatan antar bangsa serta meningkatkan kualitas pendidikan," urai Jimmy Pontoan.

Dirinya pun mengapresiasi dan berterima kasih atas dedikasi kepada Prof. Wang Li, selaku Wakil Presiden Universitas Nanchang, yang selalu menyambut dengan hangat rombongan Summer Camp.

"Kami juga berterima kasih kepada Ms Huang Xiao Hong, selaku Sekretaris Komite Partai di International Education College, dan Ms Song Wen Jie, selaku Wakil Direktur International Education College. Saya selalu mengingat kedua tokoh perempuan hebat ini yang dengan penuh perhatian membimbing kami dalam menjalankan program in. Keduanya menunjukkan kepedulian yang besar bagi para siswa kami selama di Nanchang," kata dia.

Sembari menambahkan, mewakili para siswa dan guru dari Sekolah Lokon St Nikolaus, Jimmy Pontoan mengucapkan terima kasih kepada Wakil Dekan International Education College Universitas Nanchang Prof. Chen Yi, , serta seluruh tim di International Education College.

"Terima kasih kepada Ibu Nie, Ibu Vivien, dan banyak rekan lainnya, yang selalu mendukung sekolah kami dengan menyediakan guru Mandarin yang berkualitas. Kami juga ingin menyampaikan penghormatan dan terima kasih kami kepada Prof. Wu Xiao Ling, Direktur Tiongkok Confucius Institute Universitas Hasanuddin. Berkat dedikasi dan bimbingan, sehingga sekolah kami bisa menciptakan lingkungan belajar yang baik dalam mengembangkan bahasa, budaya, dan pendidikan Tiongkok," tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Jimmy Pontoan optimis bahwa program Summer Camp in China ini kedepannya akan terus berkembang serta mencapai tujuannya yakni mempererat persahabatan antar negara dan meningkatkan mutu pendidikan bagi generasi penerus bangsa.

"Tak lupa juga terima kasih dan apresiasi kami kepada para pimpinan Universitas Nanchang, Universitas Hasanuddin, Universitas Udayana, para pimpinan perguruan tinggi luar negeri lainnya, para kepala sekolah, dan terutama para siswa yang kami cintai," pungkasnya. (yol)

Editor : Julius Laatung
#Summer Camp in China #Nanchang University #Sekolah Lokon St Nikolaus #Yayasan Pendidikan Lokon #China #Universitas Hassanudin #Jimmy Pontoan