Christiany Eugenia Paruntu Ditugaskan ke Komisi VI DPR RI, Perkuat Sektor Industri, Perdagangan, Kemandirian Ekonomi, Kawal Program Presiden Asta Cita

Filip Kapantow • Dipublikasikan Senin, 14 Juli 2025 | 17:51 WIB
 
 
Christiany Eugenia Paruntu
Christiany Eugenia Paruntu
MANADOPOST.ID — Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Christiany Eugenia Paruntu, yang akrab disapa CEP, resmi berpindah tugas dari Komisi XII ke Komisi VI DPR RI. 
 
Pergeseran ini membawa CEP ke dalam lingkup kerja yang strategis dan berdampak langsung terhadap sektor ekonomi nasional.
 
Komisi VI DPR RI memiliki tugas dan tanggung jawab dalam bidang perindustrian, perdagangan, koperasi dan usaha kecil menengah (UKM), badan usaha milik negara (BUMN), investasi, serta standardisasi nasional. 
 
Dengan demikian, CEP kini akan bermitra dengan sejumlah lembaga penting seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN).
 
Selain itu, Komisi VI juga bermitra dengan badan-badan strategis lainnya seperti Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam), Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPK Sabang), serta Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).
 
Kepindahan CEP ke Komisi VI dinilai sebagai langkah tepat, mengingat rekam jejaknya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya dalam pengembangan sektor ekonomi kerakyatan. 
 
Dengan pengalaman dan komitmennya, CEP diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat peran UMKM, mendorong pertumbuhan industri nasional, dan mengawal kebijakan yang berpihak pada perlindungan konsumen serta penguatan BUMN.
 
Terkait hal ini, CEP membenarkannya.
"Iya tadi langsung perkenalan di Komisi 6. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan Bapak Ketum DPP PG Golkar dan Bapak Sekjend serta Ibu Bendum ditugaskan di Komisi 6. Puji Tuhan. Semoga amanah ini dapat dijalankan sebaik baiknya untuk mengawal Program Presiden RI, Asta Cita untuk kemandirian ekonomi, swasembada pangan, melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri. Dan Koperasi Merah Putih untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Meningkatkan lapangan kerja, dan mendorong kewirausahaan," ungkap Paruntu, yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Sulut ini. (mpd)
 
Editor : Filip Kapantow