Perselisihan dipicu saat seorang guru perempuan menegur guru berinisial FM yang menanyakan Absensi yang bersangkutan yang diduga jarang hadir.
Namun, bukannya memberikan klarifikasi, FM justru bereaksi emosional hingga meninju kaca dan merusak fasilitas sekolah. Ketegangan memuncak ketika salah satu guru berinisial FM meninju kaca hingga pecah dengan tangannya.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah maupun klarifikasi dari Dinas Pendidikan Bolmut terkait kejadian tersebut.
Meski demikian, sejumlah sumber menyebut bahwa peristiwa ini bermula dari teguran seorang guru kepada FM, yang kemudian memicu aksi tak terpuji tersebut.(gnr)
Editor : Grand Regar