MANADOPOST.ID - KM Barcelona V.A mengalami musibah kebakaran saat sedang berada di perairan dekat Pulau Talise, Minahasa Utara, Minggu (20/7).
Insiden ini menjadi sorotan mengingat kapal tersebut dikenal sebagai salah satu armada modern dan terpercaya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses investigasi pihak berwenang.
Diketahui KM Barcelona V.A adalah kapal penumpang modern milik PT Surya Pasific Indonesia (SPI) yang dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan dan kemewahan dalam pelayaran.
Kapal ini resmi meluncur pada Desember 2021, dan sejak itu menjadi salah satu armada unggulan perusahaan pelayaran tersebut.
Kapal ini memiliki ukuran yang cukup besar, yakni panjang 67 meter, lebar 8,9 meter, dan tinggi 2,9 meter dari permukaan air.
Dengan gross tonase 1106 GT, KM Barcelona V.A mampu mengangkut hingga 600 penumpang, menjadikannya salah satu kapal komersial terbesar di kelasnya yang beroperasi di wilayah Indonesia Timur.
Di balik desainnya yang elegan dan konstruksi yang kuat, kapal ini menggunakan dua mesin Mitsubishi berkekuatan masing-masing 1850 HP dengan kecepatan 1650 rpm.
Konfigurasi mesin tersebut menjadikan KM Barcelona V.A cukup ideal untuk berlayar dalam kondisi cuaca berombak, menambah rasa aman bagi para penumpang.
Secara teknis dan estetika, KM Barcelona V.A memiliki sejumlah peningkatan dibandingkan pendahulunya, KM Barcelona III.
Kapal ini hadir dengan ruang kamar dan dek yang lebih luas, lebih nyaman, serta memiliki nuansa mewah, menandakan adanya peningkatan dalam kualitas layanan serta perhatian pada kenyamanan penumpang.
Pembangunan kapal ini dilakukan secara mandiri oleh PT SPI, di bawah arahan langsung Ir Anthony Salakay, insinyur teknik perkapalan sekaligus kepala galangan perusahaan.
Desain kapal juga merupakan hasil karya Ir. Salakay sendiri, menunjukkan kemampuan dalam negeri dalam membangun kapal modern dan fungsional.
PT Surya Pasific Indonesia, sebagai operator kapal, merupakan perusahaan nasional yang bergerak di tiga bidang usaha: manufaktur, dagang, dan jasa. (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos