Salah satunya datang dari Anggela Maabuat, penumpang asal Desa Tule, Kabupaten Kepulauan Talaud.
Anggela, alumni Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado, adalah salah satu korban selamat dalam insiden tersebut. Ia diketahui baru saja lulus seleksi penerimaan Polwan dan dijadwalkan mengikuti rapat persiapan pendidikan pada Senin, 21 Juli 2025, hari ini.
Namun, musibah yang dialaminya memaksa Anggela kehilangan seluruh berkas penting yang dibutuhkan untuk melengkapi administrasi pendidikan Polwan. Meski berkas-berkas tersebut bisa dibuat ulang, prosesnya tentu membutuhkan waktu dan energi tambahan—di tengah masa yang seharusnya menjadi langkah awal dalam menggapai cita-cita.
“Semoga Angela bisa mendapat dispensasi dari yang berkepentingan. Berkas bisa dibuat kembali, tapi nyawa lebih berharga,” ujar akun FB Nonce Legi, yang membagikan kisah Anggela ini. Di postingan itu juga menyebutkan, Anggela berhasil menyelamatkan diri dengan berenang tanpa pelampung.(tan)
Editor : Tanya Rompas