Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Varian Baru Covid-19 Belum Terdeteksi di Sulawesi Utara, Dinas Kesehatan Himbau Masyarakat Jangan Panik, Cegah Resiko Penularan

Reza Abdilah • Kamis, 31 Juli 2025 | 14:42 WIB
Ilustrasi Covid-19. (Dok. JawaPos)
Ilustrasi Covid-19. (Dok. JawaPos)

 


MANADOPOST.ID- Kini varian baru Covid-19 sudah terdeteksi di Indonesia. Bahkan dari informasi, Covid-19 yang dijuluki Stratus atau XFG, telah mendominasi kasus infeksi yang ada. Namun untuk Sulawesi Utara, belum ada laporan bahkan terindikasi pasien yang terpapar virus covid-19 tersebut.

Halnya ditegaskan Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Rima Lolong, M.Kes. "Belum ada laporan," tegasnya saat dihubungi Selasa (29/7). Dirinya juga menyampaikan agar masyarakat tetap tenang dan jangan panik terhadap informasi tersebut.

Sementara itu, ditambah Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Gysje Pontororing, MSc.PH, saat ini untuk varian baru covid-19 belum terdeteksi. "Belum ada laporan. Namun himbauannya seperti dulu. Karena sifat dari covid-19 memberikan gejala seperti yang dulu," katanya.

Namun dirinya menegaskan harus ada perhatian khusus untuk kelompok masyarakat yang memiliki daya tahan tubuh rendah, seperti lansia. "Maka kita harus lebih memperhatikan. Jadi kalau ada yang batuk dan pilek, kita harus proteksi diri, agar orang lain tidak tertular. Apalagi kalau di rumah ada anggota keluarga masih bayi, lansia atau orang yang sakit kronis," terangnya.

Pun disampaikan himbauan ke masyarakat Sulut terkait informasi adanya varian baru covid-19 di Indonesia. "Jadi memang virus covid-19 sudah sangat familiar dengan masyarakat Indonesia. Karena kita juga sudah melewati pandemi dan masa-masa dimana kita juga terinfeksi dengan varian-varian sebelumnya," ungkapnya.

"Intinya himbauan masih sama untuk masyarakat. Agar kita menghindari resiko penularan. Dengan cara yang sama dengan dulu. Secara pribadi kita tetap menjaga daya tahan tubuh kita. Istirahat yang cukup, makan makanan yang bergizi, berolahraga dan kalau perlu pakai suplemen," tambahnya.

Lanjutnya ketika punya daya tahan tubuh baik, maka akan punya imunitas alamiah yang mampu melawan infeksi virus covid. "Di sisi kesehatan masyarakat, kita juga bisa melakukan berbagai upaya untuk mencegah penularan. Dengan perlindungan dirinya, misalnya kalau ada gejala penyakit saluran pernapasan seperti batuk dan pilek, maka harus pakai masker. Jadi kalau sakit namun harus ada di ruang publik, maka harus pakai masker. Untuk menghindari kita menularkan pada orang lain. Intinya seperti itu," katanya lagi.

Dirinya juga menegaskan, ketika merasa ada gejala yang berat, bisa ke fasilitas kesehatan. "Untuk di masa endemis ini, covid itu penanganannya sudah tidak khusus lagi. Sudah sama dengan penyakit yang lain. Akan masuk sama dengan mekanisme penyakit lain. Di bisa ke faskes tingkat pertama, juga bisa dirujuk ke RS," ungkapnya.(rez) 

Editor : Reza Abdilah
#Laporan #sulawesi utara #Varian Baru Covid-19