MANADOPOST.ID— Peluang besar terbuka bagi generasi muda Sulawesi Utara (Sulut) untuk bekerja di luar negeri, khususnya di Jepang.
Negara matahari terbit itu membuka kesempatan bagi sedikitnya 1.000 tenaga kerja asal Sulut setiap tahun.
Menyikapi peluang ini, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Manado Post dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Gambatte Mirai Manado.
BP3MI, LPK Gambatte , dan Manado Post akan memulai sosialisasi ke warga Sulut yang ingin menjadi pekerja migran ke Jepang. "Sosialisasi akan dilaksanakan tanggal 1 Agustus atau hari Jumat pagi sekitar jam 9," ujar Sensei Febry Paendong.
"Ingin kerja di Jepang? Datang saja ke Manado Post Jumat pagi jam 8. Kegiatan dimulai sekitar jam 9. Tapi calon peserta sudah harus datang jam 8 pagi. Untuk mendengarkan penjelasan dari BP3MI, LPK Gambatte dan Manado Post. BP3MI Sulut targetkan kirim 1.000 pekerja migran ke Jepang," ajak Sensei Febry Paendong.
Ketua Tim Penempatan BP3MI Khairul Umam, S.ST.Pi menambahkan, pertemuan ini baru tahap awal. Setelah itu pendaftaran untuk pelatihan.
"Yang pasti LP3MI Sulut menargetkan memgirim 1.000 pekerja migran ke Jepang," ujar Khairul.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan dan seleksi Program Tokutei Ginou ke Jepang, informasi lengkap dapat ditemukan di iklan Manado Post atau melalui kontak resmi di nomor +62 813-4529-3061 (Malky).