MANADOPOST.ID – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara bersama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Gambatte Mirai Manado menggelar sosialisasi mengenai prosedur menjadi pekerja migran ke Jepang.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan informasi lengkap kepada masyarakat Sulawesi Utara yang berminat bekerja di Jepang melalui program kerja resmi.
Ketua Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Utara, Khairul Umam, S.ST.Pi, menjelaskan bahwa pemerintah melalui BP3MI telah menyiapkan pelayanan dan perlindungan bagi para pekerja migran.
Hal ini dilakukan guna menjamin kenyamanan dan keamanan selama mereka bekerja di luar negeri, khususnya di Jepang.
Sementara itu, Sensei Febry Paendong dari LPK Gambatte Mirai Manado memaparkan tentang proses pelatihan dan seleksi program Specified Skilled Worker (SSW).
Program pelatihan ini wajib diikuti oleh para calon pekerja migran dari Sulawesi Utara agar dapat diterima oleh perusahaan di Jepang secara resmi dan bekerja dengan kontrak selama 5 tahun.
Usai sosialisasi, puluhan anak muda langsusung mendaftarkan diri untuk ikut pelatihan belajar menjadi pekerja migran ke Jepang dengan gaji sekitar 20.
"Bagi masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan dan seleksi Program Tokutei Ginou ke Jepang, informasi lengkap dapat ditemukan di iklan Manado Post, datang langsung ke kantor Manado Post, atau menghubungi kontak resmi di nomor +62 813-4529-3061 (Malky)," ungkap Febry Paendong.
Sosialisasi ini diharapkan dapat mempermudah akses informasi dan meningkatkan kesiapan calon pekerja migran dalam mengikuti prosedur resmi sehingga dapat bekerja dengan aman dan nyaman di Jepang. (*)
Editor : Tommy Waworundeng