MANADOPOST.ID— Tiga putra terbaik asal Sulawesi Utara dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai pimpinan di lembaga pendidikan tinggi militer TNI.
Ketiganya adalah Mayor Jenderal TNI Rano MA Tilaar, SE, Marsekal Muda TNI Donald Kasenda S.T., S.IP., M.M, dan Marsekal Muda TNI Dr. Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han.
Mayjen TNI Rano Tilaar, Gubernur Akademi Militer
Dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1001/VII/2025 tanggal 31 Juli 2025, Mayor Jenderal TNI Rano Tilaar secara resmi ditunjuk sebagai Gubernur Akademi Militer (Akmil) yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah. Sebelumnya, Rano menjabat sebagai Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI).
Penugasan ini menandai kembalinya Rano ke lingkungan TNI AD dalam posisi penting, memimpin lembaga yang telah melahirkan tokoh-tokoh nasional, termasuk Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-8 Prabowo Subianto.
Pengalaman strategis Rano di Lemhannas diharapkan mampu memperkaya wawasan para taruna Akmil yang tengah dipersiapkan menjadi perwira TNI masa depan.
Marsda TNI Donald Kasenda, Gubernur Akademi Angkatan Udara
Putra Sulut lainnya, Marsekal Muda TNI Donald Kasenda, juga ditunjuk dalam surat keputusan yang sama sebagai Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) di Yogyakarta.
Sebelum menjabat Gubernur AAU, Donald merupakan Kepala Staf Komando Operasi Udara Nasional (Kas Koopsudnas) dan memiliki rekam jejak panjang di bidang operasi udara.
Penunjukannya sebagai pimpinan AAU, akademi yang mendidik taruna menjadi perwira pertama TNI AU, menandai kepercayaan tinggi pimpinan TNI terhadap pengalaman dan kapabilitasnya. AAU sendiri merupakan lembaga pendidikan empat tahun setara sarjana militer yang menghasilkan lulusan berpangkat Letnan Dua dan bergelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr. (Han)).
Marsda TNI Dr. Jorry S. Koloay, Komandan Seskoau
Sementara itu, Marsekal Muda TNI Dr. Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han., didapuk menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau), lembaga pendidikan lanjutan bagi perwira menengah TNI AU. Seskoau berperan penting dalam menyiapkan para perwira untuk jabatan-jabatan strategis, staf, dan komando di lingkungan TNI.
Dengan latar belakang akademik dan kepemimpinan yang kuat, Marsda Jorry dipercaya akan membawa transformasi dalam pengembangan SDM perwira menengah TNI AU.
Tentang Lembaga Pendidikan Perwira TNI
TNI sendiri memiliki tiga akademi utama untuk mendidik calon perwira dari masing-masing matra:
Akademi Militer (Akmil) – TNI Angkatan Darat, di Magelang.
Akademi Angkatan Laut (AAL) – TNI Angkatan Laut, di Surabaya.
Akademi Angkatan Udara (AAU) – TNI Angkatan Udara, di Yogyakarta.
Ketiganya merupakan lembaga pendidikan setingkat perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan bergelar Sarjana Terapan Pertahanan dengan pangkat Letnan Dua.
Selain akademi, perwira menengah mengikuti pendidikan lanjut di Sekolah Staf dan Komando (Sesko), seperti Sesko TNI, Sesko AD, Sesko AL, dan Sesko AU.
Untuk AU, lembaga ini dikenal sebagai Seskoau, tempat para Mayor atau Letnan Kolonel dididik dalam bidang kepemimpinan dan strategi militer tingkat lanjut.
Penempatan tiga putra daerah asal Sulawesi Utara di pucuk pimpinan lembaga pendidikan TNI merupakan kebanggaan tersendiri. Mereka tidak hanya menjadi teladan, tetapi juga ujung tombak dalam mencetak generasi pemimpin masa depan di tubuh TNI dan bahkan bangsa Indonesia. (*)
Editor : Tommy Waworundeng