Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Berbesar Hati, Keluarga Almarhum Joel Tanos Beri Pengampunan untuk Pelaku, Kami tidak akan Menuntut

Ayurahmi Rais • Rabu, 6 Agustus 2025 | 22:26 WIB
Oma Almarhum Joel Tanos saat memberikan kesaksian di tengah Ibadah Penghiburan, Rabu (6/8).
Oma Almarhum Joel Tanos saat memberikan kesaksian di tengah Ibadah Penghiburan, Rabu (6/8).

 

MANADOPOST.ID- Keteguhan Iman dan keikhlasan dalam menerima rancangan Tuhan, benar-benar tergambar dari keluarga besar Almarhum Joel Alberto Tanos.

Masih dalam suasana berduka dan dengan bercucuran air mata, Oma dari Almarhum Joel, Meyling Tampi memberikan kesaksian di sela Ibadah Penghiburan, Rabu (6/8) malam tadi.

Dalam beberapa vidio yang beredar di Media Sosial, Sang Oma mengungkapkan, bahwa keluarga besar sampai saat ini berbesar hati menerima apa yang sudah terjadi. Karena, Damai Sejahterah tidak akan ada, jika tidak ada pengampunan.

"Kami sayang Joel tapi Tuhan lebih sayang. Kami tahu Firman Tuhan.Tuhan yang akan membalas apa yang kami keluarga terima. Kami percaya Tuhan tidak pernah meninggalkan kami," ucapnya dengan derai air mata.

Ia pun mengaku akan menghubungi langsung keluarga tersangka.

"Nanti saya sendiri yang akan menelpon orang tua tersangka. Kami akan beritahu jika kami tidak akan menuntut dan mencari siapa yang salah dan siapa yang benar. Kami tahu semua ini dari Tuhan. Karena kami tahu Firman Tuhan apa yang kamu tabur akan kami tuai," katanya.

Keikhlasan dan kebesaran hati keluarga Almarhum ini pun membuat banyak warga net tersentuh.

Namun, mereka tetap meminta agar pihak kepolisian menghukum pelaku dengan hukuman yang berat.

 

Pengampunan keluarga sudah diberikan, namun proses hukum harus tetap dikawal sampai pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

 

Editor : Ayurahmi Rais
#penikaman #Kota Manado #anak tunggal #Joel Alberto Tanos #Pembunuhan