Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

SPPG Paal Dua, Kota Manado, Jadi Dapur MBG Percontohan di Sulawesi Utara: Dilaksanakan Sesuai Juknis BGN, Simak Penjelasannya

Reza Abdilah • Senin, 11 Agustus 2025 | 22:40 WIB
Pembina Yayasan Restu Bunda Emi sekaligus pemilik dapur MBG YRBE Rolla Bawata saat memperlihatkan kondisi dan cara penyediaan makanan di SPPG Paal Dua
Pembina Yayasan Restu Bunda Emi sekaligus pemilik dapur MBG YRBE Rolla Bawata saat memperlihatkan kondisi dan cara penyediaan makanan di SPPG Paal Dua

 

MANADOPOST.ID- Kemeriahan tersaji kala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Paal Dua diluncurkan, Senin (11/8). Tersemat komitmen untuk terus mensupport program pemerintah pusat, terlebih untuk melayani gizi masyarakat Manado, juga dukungan mewujudkan generasi emas Indonesia.

Diketahui dapur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini didirikan oleh Yayasan Restu Bunda Emi (YRBE). Bahkan sejak berdiri tahun 2024 lalu, kini yayasan dibawah binaan Rolla Bawata, telah memiliki memiliki 3 SPPG di Indonesia.

Pun untuk dapur di di Kelurahan Paal Dua, Manado, merupakan dapur ke 9 yang ada di Sulawesi Utara. Yang akan melayani sekira 4.000 penerima manfaat, yakni siswa di 12 sekolah, balita, ibu hamil dan ibu menyusui.

Bahkan dapur ini, jadi dapur percontohan di bumi nyiur melambai. Pasalnya semua dilaksanakan sesuai petunjuk teknis (Juknis) dari Badan Gizi Nasional (BGN). Para tenaga relawan, sarat akan kebersihan, ketepatan waktu dan disiplin.

Ada penanggung jawab dapur, Kepala SPPG, ahli gizi, pengawas lapangan dan akuntan. Makanan dikelola secara baik dan higienis, dengan bahan baku berkualitas, yang akan dicoba dulu sebelum didistribusikan. Bahkan peralatan masak dan mobil distribusi dijamin kebersihannya.

Yang persiapannya dimulai pada April lalu, mencakup renovasi bangunan, pengadaan peralatan dapur, kendaraan operasional hingga persiapan calon relawan. Pun setelah dinyatakan lolos verifikasi dan validasi sebagai SPPG oleh tim dari verifikasi BGN 1 Agustus 2025, maka akan memulai operasional perdananya pada 19 Agustus mendatang.

Halnya disampaikan Pembina Yayasan Restu Bunda Emi sekaligus pemilik dapur MBG YRBE Rolla Bawata. "Saya sangat rindu bisa membuka dapur ketiga MBG di Manado. Dapur ini kami bangun untuk menjangkau para siswa, ibu hamil, ibu menyusui dan balita di wilayah Paal Dua dan sekitarnya," katanya yang asli Sulawesi Utara.

Lanjutnya dapur ini istimewa, karena membuka pintu masa depan sehat kuat dan cerah untuk anak-anak. "Gizi baik adalah fondasi tumbuh kembang anak. Akan lebih aktif belajar dan siap meraih cita," ungkapnya. "Wujud nyata kepedulian pemerintah. Bekerjasama dengan semua pihak untuk memastikan tidak ada lagi akan yang belajar dengan perut kosong atau gizi yang kurang. Menciptakan anak pinter, postur tubuh yang tinggi," tambahnya.

Pun diambil nama YRBE, untuk menghormati ibunda tercintanya. "Semua ini karena kepedulian saya terhadap anak-anak Indonesia. Saya membuka yayasan adalah nama ibu saya. Semoga dapat membawa berkat bagi orang sekitar sini. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu. Semoga diberkati Tuhan," katanya lagi menambahkan lokasi dapur ini merupakan rumah orang tuanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Victor Mailangkay yang diwakili Plt Kepala Dinas Pangan Frangky Tintingon berharap, pelaksanaan program ini dapat memberi manfaat dan menciptakan perubahan positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama bagi anak-anak yang merupakan aset terbesar bangsa.

"Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Restu Bunda Emi yang telah menjadi salah satu motor penggerak penting dalam mendukung program ini. Kehadiran dapur makan bergizi yang dibuka hari ini adalah wujud nyata dari komitmen dan kepedulian untuk memastikan tidak ada anak yang terabaikan dalam hal pemenuhan gizi," tegasnya.(rez)

 

Editor : Reza Abdilah
#sulawesi utara #Paal Dua #SPPG