Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

LAPOR Presiden PRABOWO, Tambang Ilegal Belum Ditutup Akhirnya Dua Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Sangihe SULUT

Clavel Lukas • Selasa, 26 Agustus 2025 | 13:15 WIB
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

MANADOPOST.ID--Pidato kenegaraan Presiden Prabowo yang berapi-api pada 15 Agustus 2025 agar STOP & BERHENTI tambang ilegal se Indonesia masih belum ampuh.

Akibatnya pekan lalu, dua penambang di areal Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) tewas tertimbun longsor di kampung halaman Presiden Prabowo, Sulawesi Utara.

Terinformasi, dua penambang yang tewas itu adalah Jati Lomboh dan Victor Pontoh, asal Sangihe yang tewas di Dusun Entana Mahamu, Sangihe, Sulut.

Begitu kejadian, Tim SAR langsung melakukan penggalian dan berhasil ditemukan Jumat (22/8) malam dalam kondisi tewas mengenaskan, serta langsung diserahkan kepada keluarga korban di rumah duka.

“Bila saat Presiden Prabowo memberi perintah agar ditutup tambang ilegal, pasti tidak akan terjadi peristiwa mengenaskan ini,” ungkap Refindo L, warga.

Olehnya, banyak warga berharap agar Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri RI Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo cepat tanggap dengan perintah Indonesia 1.

“Begitu keluar kata kata dari mulut Prabowo agar tambang ilegal ditutup, harusnya Panglima TNI dan Kapolri segera keluarkan instruksi ke daerah-daerah,” ungkap warga. “Jangan takut terhadap keterlibatan jenderal-jenderal dan elit politik yang memback up bisnis superharam ini,” tambah mereka.(*)

Editor : Clavel Lukas
#Sangihe #Prabowo Subianto #Tambang Ilegal #Sulut